Iran Balas Serang Kilang Minyak dan Tangki Bahan Bakar Israel di Haifa

4 hours ago 1

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:40 WIB

VIVA – Angkatan Udara Iran pada hari Selasa, 10 Maret 2026, melancarkan serangan drone terhadap fasilitas kilang minyak dan tangki penyimpanan bahan bakar Israel di Haifa, sebagai tanggapan atas serangan terhadap depot minyak Iran.

Dalam pernyataan ke-20 setelah perang agresi AS-Israel yang tidak beralasan terhadap Iran pada 28 Februari, militer Republik Islam Iran mengumumkan pada hari Selasa bahwa para prajurit Angkatan Udara yang berani telah melakukan serangan drone terhadap fasilitas penyimpanan bahan bakar rezim zionis Israel di Haifa sebagai tindakan pembalasan atas serangan terhadap depot minyak Iran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Angkatan udara Iran, sebagai respons atas serangan terhadap fasilitas penyimpanan minyak Iran, menggunakan drone untuk menyerang kilang minyak dan gas serta fasilitas penyimpanan bahan bakar milik rezim Zionis di Haifa," kata militer Iran dalam pernyataan yang dikutip media pemerintah, IRIB dan Tasnim

Pernyataan tersebut menekankan bahwa pertempuran melawan kejahatan Amerika Serikat dan rezim Zionis yang membunuh anak-anak akan terus berlanjut hingga kemenangan akhir kekuatan kebenaran atas kebohongan.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan pihaknya mendeteksi peluncuran rudal lain dari wilayah Iran menuju Israel dan sistem pertahanan udara secara aktif berupaya mencegat ancaman tersebut.

Seorang koresponden RIA Novosti melaporkan sirene serangan udara berbunyi di Tel Aviv dan di seluruh wilayah Israel tengah setelah serangan roket terbaru dari Iran, sementara ledakan terdengar di langit yang diduga berasal dari operasi pencegatan rudal.

Menurut sistem peringatan roket Israel, alarm diaktifkan di sebagian besar wilayah Israel tengah, termasuk area Yerusalem serta Tepi Barat. Pada Senin, 9 Maret 2026, satu orang tewas dan beberapa lainnya terluka di Israel tengah akibat pecahan roket yang jatuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

AS dan rezim Zionis Israel melancarkan kampanye militer skala besar terhadap Iran setelah pembunuhan Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyed Ali Khamenei, bersama dengan beberapa komandan militer senior dan warga sipil pada 28 Februari.

Serangan tersebut melibatkan serangan udara yang luas terhadap lokasi militer dan sipil di seluruh Iran, menyebabkan banyak korban dan kerusakan infrastruktur yang meluas.

Halaman Selanjutnya

Sebagai tanggapan, Angkatan Bersenjata Iran telah melakukan operasi pembalasan, menargetkan posisi Amerika dan Israel di wilayah pendudukan dan di pangkalan-pangkalan regional dengan gelombang rudal dan drone.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |