Makassar, VIVA – Kebakaran hebat melanda pemukiman barak Asrama TNI di Jalan Padjonga Daeng Ngalle-Jalan Opu Dg Siraju (eks Cenderawasih), Pa’batang, Kecamatan Mamajang, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa, 1 September 2026.
Sebanyak 35 unit rumah barak dilaporkan terdampak kobaran api. Jumlah tersebut merupakan pembaruan dari data awal yang mencatat 23 unit rumah.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Makassar Fadli Wellang mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 13.00 WITA dan laporan diterima petugas sekitar pukul 13.40 WITA.
"Data yang masuk ada 35 unit rumah (barak) yang terdampak api," tuturnya menjelaskan setelah pembaharuan data sebelumnya 23 unit rumah kepada wartawan.
Sebanyak 26 armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Petugas yang terlibat mencapai 78 personel, termasuk tim penyelamat atau rescue.
Kobaran api berhasil dikuasai sekitar pukul 15.00 WITA atau kurang lebih satu jam 20 menit setelah kebakaran dilaporkan.
Namun, proses pemadaman sempat menghadapi kendala. Akses jalan menuju lokasi cukup sempit, sementara angin kencang membuat kobaran api semakin cepat membesar dan menyulitkan petugas.
Penyebab pasti kebakaran masih diselidiki. Namun, dugaan sementara mengarah pada korsleting atau arus pendek listrik yang terjadi setelah listrik kembali menyala di tengah pemadaman bergilir akibat musim kemarau.
"Penyebab sementara masih diselidiki, karena tadi sempat mati lampu, kemudian menyala, dan terjadi kebakaran. Mungkin seperti itu, hanya perkiraan saja," ujar Fadli kepada wartawan.
Komandan Koramil (Danramil) 1408-06/Mamajang Mayor Arh Jamaluddin mengatakan, sejumlah penghuni langsung menyelamatkan diri ketika api mulai membesar.
Kondisi angin yang kencang membuat kobaran api cepat merambat sehingga warga memilih segera meninggalkan bangunan.
"Penyebabnya masih sementara ditelusuri. (Korban) jelas direlokasi ke depan, ada lapangan di tengah, ada juga di masjid," ujarnya singkat.
Pasca-kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar turut bergerak melakukan penanganan dan asesmen terhadap warga yang terdampak.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Namun, dua orang mengalami kondisi berbeda akibat kejadian tersebut.
Satu orang mengalami sesak napas akibat menghirup asap tebal dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara. Sementara satu korban lainnya mengalami luka robek pada bagian dahi dan kini menjalani perawatan di RSUD Labuang Baji. (Ant)
Sabu 83 Gram Disembunyikan dalam Mobil-mobilan Anak, Ternyata Pelakunya Ojol
Cara pengedar narkoba menyembunyikan sabu untuk mengelabui polisi kembali terungkap. Kali ini, sabu seberat 83,28 gram diselipkan ke dalam mobil-mobilan anak.
VIVA.co.id
1 September 2026

1 week ago
20













