5 Fakta Dentuman Misterius di Bandung, Mungkinkah Fenomena Skyquake?

1 week ago 3

Sabtu, 5 September 2026 - 12:16 WIB

VIVA – Suara dentuman misterius terdengar di sejumlah wilayah Bandung Raya sejak Jumat (5/9) hingga Sabtu dini hari. Fenomena tersebut sontak membuat masyarakat penasaran mengenai sumber suara yang terdengar cukup jelas tersebut.

Di tengah ramainya dugaan di media sosial, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan penjelasan mengenai fenomena tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

BMKG memastikan suara dentuman yang terdengar warga Bandung Raya tidak berkaitan dengan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Lantas, apa saja fakta di balik dentuman misterius tersebut? Berikut 5 faktanya:

1. Dentuman Terdengar di Sejumlah Wilayah Bandung Raya

Fenomena suara dentuman dilaporkan terdengar di sejumlah wilayah Bandung Raya sejak Jumat (5/9) hingga Sabtu dini hari. Kemunculan suara tersebut membuat warga bertanya-tanya karena sumber dentuman belum diketahui secara pasti.

Fenomena itu kemudian menjadi perhatian setelah muncul berbagai dugaan mengenai penyebabnya, termasuk kaitan dengan aktivitas gunung api.

2. BMKG Pastikan Bukan Erupsi Gunung Anak Krakatau

BMKG menegaskan suara dentuman tersebut tidak berkaitan dengan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang berlangsung di perairan Selat Sunda.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Bandung Suaidi Ahadi menilai jarak Bandung dengan Gunung Anak Krakatau terlalu jauh untuk membuat aktivitas erupsi gunung tersebut terdengar hingga Kota Bandung.

“Tapi kalau di Kota Bandung, menurut saya terlalu jauh untuk mendengar aktivitas dari letusan Gunung Krakatau yang kejadiannya seperti kemarin,” kata Suadi di Bandung, Sabtu 5 September 2026.

3. Tidak Ada Rekaman Gempa Saat Dentuman Terdengar

Fakta lainnya, BMKG tidak menemukan adanya rekaman gempa yang bertepatan dengan laporan masyarakat mengenai suara dentuman tersebut.

Pemantauan BMKG juga tidak menunjukkan adanya aktivitas gempa di sejumlah sesar aktif di wilayah tersebut.

“Tapi fenomena hari ini, kami mencatat tidak ada rekaman gempa, baik di sesar aktif, Sesar Lembang, Sesar Cimandiri, maupun beberapa sesar lainnya pada saat itu di wilayah Bandung Raya,” ujar Suaidi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Dentuman Bisa Disebabkan Aktivitas Geofisika

Meski kali ini tidak ditemukan rekaman gempa, Suaidi menjelaskan bahwa fenomena dentuman sebenarnya dapat muncul akibat sejumlah aktivitas geofisika.

Halaman Selanjutnya

Beberapa di antaranya adalah swarm earthquake atau rangkaian gempa kecil, aktivitas di kawasan karst, serta gempa yang dipicu oleh runtuhan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |