Jakarta, VIVA – Dampak sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau menyebabkan sejumlah penerbangan dibatalkan atau dialihkan.
PT Angkasa Pura Aviasi mencatat ada 50 penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Kualanamu ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) dan Bandara Internasional Halim Perdanakusuma (HLP) harus dibatalkan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sedangkan, satu penerbangan internasional rute Amsterdam menuju Soekarno-Hatta mengalami pengalihan penerbangan atau diverted.
Data pembatalan dan dialihkan penerbangan itu, berdasarkan update terbaru dilakukan PT Angkasa Pura Aviasi, Minggu 6 September 2026, pada pukul 17.30 WIB.
Berdasarkan data diperoleh dari PT Angkasa Pura Aviasi, bahwa Bandara Soekarno-Hatta (CGK) ditutup sementara hingga pukul 23.59 WIB, sementara Bandara Halim Perdanakusuma (HLP) hingga pukul 18.00 WIB.
"Kondisi tersebut berdampak pada sejumlah penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Kualanamu (KNO), khususnya penerbangan yang terhubung dengan CGK dan HLP," ungkap Manager of Corporate Affairs PT Angkasa Pura Aviasi, Mohamad Hikmat Hidayat, Minggu, 6 September 2026.
Selain itu, diperkirakan ribuan penumpang harus tertahan di Bandara Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, dikarenakan pembatalan penerbangan dan menunggu kabar penyesuaian jadwal penerbangan selanjutnya, dari masing-masing maskapai.
"Data penerbangan terdampak tersebut bersifat sementara dan dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi operasional penerbangan serta kebijakan masing-masing maskapai," tutur Hikmat.
Hikmat menjelaskan Operasional Bandara Internasional Kualanamu (KNO) hingga saat ini tetap berjalan normal. PT Angkasa Pura Aviasi terus melakukan koordinasi intensif dengan AirNav Indonesia, maskapai, Otoritas Bandara, serta seluruh stakeholder terkait untuk memantau perkembangan kondisi dan memastikan operasional penerbangan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan kepada pengguna jasa bandara.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"PT Angkasa Pura Aviasi mengimbau calon penumpang, khususnya yang memiliki penerbangan dari dan menuju Jakarta melalui Bandara Soekarno-Hatta maupun Bandara Halim Perdanakusuma, untuk secara berkala memastikan kembali status dan jadwal penerbangannya melalui maskapai masing-masing sebelum menuju bandara. Informasi mengenai perkembangan operasional penerbangan akan terus diperbarui sesuai kondisi terkini," tutur Hikmat.
Selain Soekarno-Hatta dan Bandara Internasional Halim Perdanakusuma. Terdapat Bandara Radin Inten II dan Bandara Husein Sastranegara juga menutup sementara operasional penerbangan, imbas erupsi Gunung Anak Krakatau, di Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung itu.
Halaman Selanjutnya
VIVA Medan/Bagus Syahputra

1 week ago
8













