70 Persen Orang Indonesia Menderita Intoleransi Laktosa, Apa Dampaknya bagi Tubuh?

2 weeks ago 12

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:10 WIB

VIVA – Susu dikenal sebagai salah satu sumber nutrisi yang mengandung protein, kalsium, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Namun, bagi sebagian orang, minum susu justru bisa menimbulkan rasa tidak nyaman pada sistem pencernaan.

Keluhan seperti perut kembung, mulas, bergas hingga diare setelah mengonsumsi susu bisa menjadi tanda intoleransi laktosa. Kondisi ini terjadi ketika tubuh tidak memiliki cukup enzim laktase untuk mencerna laktosa, yaitu gula alami yang terdapat dalam susu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Praktisi kesehatan dr. Farhan Zubedi menjelaskan, laktase memiliki peran penting dalam proses pencernaan laktosa.

“Hal itu terjadi karena di tubuh seseorang kekurangan enzim laktase yang seharusnya mengubah laktosa menjadi glukosa dan juga galaktosa. Kalau laktase ini tidak ada, berarti laktosa tidak bisa dicerna, maka akan sampai ke usus besar,” ungkap dr. Farhan dalam keterangannya, dikutip Sabtu 29 Agustus 2026. 

Ketika sampai di usus besar dalam kondisi tidak tercerna, laktosa kemudian difermentasi oleh bakteri. Proses inilah yang dapat memicu berbagai gangguan pencernaan pada orang dengan intoleransi laktosa.

Tak Berarti Harus Berhenti Minum Susu

Mengalami intoleransi laktosa bukan berarti seseorang harus menghilangkan susu dari pola makan sepenuhnya. Menurut dr. Farhan, masyarakat tetap dapat memperoleh nutrisi dari susu dengan memilih produk yang kandungan laktosanya sudah dikurangi atau dihilangkan.

Susu bebas laktosa atau lactose-free menjadi salah satu alternatif yang dapat dipertimbangkan oleh orang yang mengalami keluhan setelah mengonsumsi susu biasa.

Pilihan tersebut menjadi penting karena susu tetap memiliki sejumlah nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Dengan memilih jenis susu yang sesuai dengan kemampuan pencernaan, seseorang dapat tetap mendapatkan manfaatnya tanpa harus terus-menerus menghadapi rasa tidak nyaman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Data dari Survey Good Doctor yang melibatkan 1.000 dokter menunjukkan 97 persen dokter yang disurvei menyatakan setuju bahwa susu sapi bebas laktosa merupakan pilihan yang aman di lambung dan tidak menyebabkan kembung.

Meski demikian, respons setiap orang terhadap makanan dapat berbeda. Keluhan pencernaan yang berulang setelah mengonsumsi produk susu sebaiknya tidak langsung disimpulkan sebagai intoleransi laktosa tanpa pemeriksaan atau konsultasi yang tepat.

Halaman Selanjutnya

Apa Bedanya Susu Biasa dan Bebas Laktosa?

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |