VIVA – Kecerdasan buatan atau AI semakin masuk ke dalam rutinitas pekerja. Jika sebelumnya teknologi ini lebih banyak digunakan untuk tugas teknis, kini AI dapat membantu pekerjaan sehari-hari seperti menyusun email, merangkum dokumen, membuat presentasi, mencari informasi, hingga menganalisis data.
Perubahan tersebut membuat AI bukan lagi sekadar teknologi eksperimental. Bagi banyak pekerja, AI mulai berperan sebagai alat bantu untuk mempercepat pekerjaan yang sebelumnya membutuhkan waktu cukup panjang.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Microsoft dalam laporan 2025 Work Trend Index menyebut organisasi mulai memasuki fase baru ketika AI tidak hanya digunakan sebagai chatbot, tetapi juga sebagai AI agent yang dapat membantu menjalankan proses kerja tertentu. Microsoft menyebut 46 persen pemimpin yang disurvei mengatakan organisasi mereka sudah menggunakan agen AI untuk mengotomatisasi proses kerja secara penuh atau sebagian.
Berikut VIVA telah merangkum Selasa, 1 September 2026.
Membantu Menulis Email dan Dokumen
Salah satu penggunaan AI yang paling mudah ditemukan adalah membantu pekerjaan berbasis teks.
Pekerja dapat menggunakan AI untuk membuat rancangan email, merapikan kalimat, menyusun poin rapat, atau mengubah catatan menjadi dokumen yang lebih terstruktur.
Microsoft 365 Copilot, misalnya, dirancang untuk membantu pengguna bekerja dengan aplikasi seperti Word, Excel, PowerPoint, Outlook, dan Teams. Di Outlook, AI dapat membantu menyusun atau merangkum email, sementara di Word pengguna dapat memanfaatkan AI untuk membuat serta mengedit dokumen.
Meski demikian, hasil AI tetap perlu diperiksa. Nada bahasa, konteks, angka, serta informasi penting sebaiknya diverifikasi sebelum dokumen dikirim kepada pelanggan, atasan, atau rekan kerja.
Merangkum Informasi Lebih Cepat
Rutinitas pekerja modern sering dipenuhi informasi. Email, laporan, notulen rapat, dokumen proyek, dan pesan internal dapat menghabiskan banyak waktu jika semuanya harus dibaca satu per satu.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
AI dapat membantu membuat ringkasan dari informasi tersebut sehingga pekerja bisa mendapatkan gambaran umum lebih cepat.
Google Workspace juga mengintegrasikan kemampuan AI Gemini ke sejumlah aplikasi produktivitas seperti Gmail, Docs, Sheets, Meet, dan lainnya. Google menyebut fitur tersebut dapat membantu pengguna menulis, merangkum, mengatur informasi, dan menyelesaikan pekerjaan di dalam aplikasi yang digunakan sehari-hari.
Halaman Selanjutnya
Namun, ringkasan bukan berarti pengguna tidak perlu membaca sumber asli. Untuk informasi penting, dokumen hukum, laporan keuangan, atau keputusan strategis, pemeriksaan manual tetap diperlukan.

1 week ago
9













