Ajaraie Bersinar di JIS, Sebut Ramadhan Bikin Fisiknya Lebih Kuat

2 weeks ago 6

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:00 WIB

Jakarta, VIVA – Malam di Jakarta International Stadium (JIS), Jumat 20 Februari 2026, menjadi titik balik bagi striker Persija Jakarta, Alaaeddine Ajaraie. Penyerang asal Maroko itu akhirnya membuka rekening golnya di kandang Macan Kemayoran sekaligus membantu Persija menundukkan PSM Makassar dengan skor 2-1.

Gol yang ditunggu-tunggu itu lahir pada menit ke-30. Berawal dari umpan lambung akurat dari sisi kanan yang dilepaskan Allano Lima, Ajaraie melompat di antara kawalan bek PSM dan menanduk bola dengan tajam ke dalam gawang. Stadion pun bergemuruh menyambut gol perdana sang striker di JIS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya soal gol, kontribusi Ajaraie sepanjang laga juga terasa dalam dinamika serangan Persija. Pergerakannya tanpa bola kerap membuka ruang bagi rekan setim, sementara duel-duelnya di lini depan membuat pertahanan PSM bekerja ekstra. Ia pun mengaku bersyukur bisa memberi dampak positif dalam kemenangan tersebut.

“Alhamdulillah atas kemenangan ini. Bagi kami, setiap pertandingan seperti final. Tim mana pun yang datang ke sini tahu bahwa mereka harus bermain melawan Persija, jadi mereka selalu memberikan lebih dari 100 persen. Kami menyadari hal itu dan alhamdulillah, seluruh tim menunjukkan kerja luar biasa hari ini. Saya senang, terutama untuk tim,” ujar Ajaraie dikutip laman resmi klub.

Pemain berusia 33 tahun itu menegaskan fokus Persija kini langsung bergeser ke laga berikutnya yang sudah menanti dalam waktu dekat. Ia menyebut tim memiliki pertandingan lagi dalam empat hari ke depan sehingga perlu beristirahat, menjalani pemulihan, dan kembali mempersiapkan diri demi meraih kemenangan berikutnya.

Menariknya, gol dan performa apik tersebut hadir saat Ajaraie tengah menjalani ibadah puasa Ramadhan. Bagi pemain Muslim, bermain dalam kondisi berpuasa bukan hal baru, bahkan ia menilai bulan suci justru memberi tantangan sekaligus kekuatan tambahan secara mental dan fisik.

“Saya pikir itu hal yang normal bagi saya karena saya seorang Muslim. Saya sudah bermain dalam banyak pertandingan di bulan Ramadan. Bahkan, menurut saya, itu lebih menantang dibanding pertandingan malam, karena biasanya saya bermain sore hari menjelang Maghrib. Jadi ini sudah biasa bagi saya. Saya percaya Allah memberi kami kekuatan lebih di bulan Ramadan, alhamdulillah,” katanya.

Halaman Selanjutnya

Ajaraie bahkan menyebut Ramadhan sebagai bulan terbaik baginya, termasuk dalam konteks profesional sebagai pesepak bola. Ia merasa kondisi fisiknya tetap bugar dan siap memberikan energi lebih untuk Persija pada laga-laga selanjutnya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |