Jakarta, VIVA – IHSG dibuka melemah 15 poin atau 0,21 persen di level 7.374 pada pembukaan perdagangan Kamis, 12 Maret 2026.
Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman memprediksi, IHSG berpotensi terkoreksi pada perdagangan hari ini.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"IHSG berpotensi kembali melanjutkan koreksi hari ini," kata Fanny dalam riset hariannya, Kamis, 12 Maret 2026.
Ilustrasi IHSG.
Photo :
- VIVA/Muhamad Solihin
Dia mengatakan, bursa saham Asia Pasifik bergerak bervariasi pada Rabu kemarin, karena investor masih melihat dampak meluas dari perang yang sedang berlangsung di Timur Tengah.
Indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,59 persen, indeks Nikkei 225 Jepang melonjak 1,43 persen, dan indeks Topix bertambah 0,94 persen.
Indeks Kospi Korea Selatan naik 1,40 persen, sedangkan indeks Kosdaq turun 0,07 persen. Sementara itu, indeks Hang Seng Hong Kong melemah 0,24 persen dan Taiex Taiwan melesat 4,10 persen.
Harga minyak sempat melonjak hingga hampir US$120 per barel pada hari Senin, di tengah kekhawatiran seputar konflik Iran.
Namun kemudian sempat turun dari puncaknya, karena para pedagang percaya bahwa sekelompok negara akan menggunakan cadangan minyak mentah darurat untuk mengurangi gangguan yang disebabkan oleh konflik tersebut.
"Support IHSG berada di level 7.180-7.300 sementara resist IHSG di rentang 7.450-7.500," ujarnya," ujarnya.
Sebagai informasi, indeks-indeks saham Wall Street mayoritas turun pada penutupan perdagangan Rabu kemarin. Tekanan datang dari kenaikan harga minyak yang disebabkan oleh eskalasi konflik antara AS dan Iran.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,61 persen, S&P 500 melemah tipis 0,08 persen. Sedangkan, Nasdaq Composite naik 0,08 persen. West Texas Intermediate (WTI) naik lebih dari 4 persen (US$ 87,25/bbl). Sementara itu, Brent Crude melonjak sekitar 4,8% (US$ 91,98/bbl).
Kenaikan harga minyak terjadi meskipun International Energy Agency (IEA) mengumumkan rencana pelepasan cadangan minyak hingga 400 juta barel, yang menjadi pelepasan terbesar sepanjang sejarah lembaga tersebut.
IHSG Berpotensi Melemah Akibat Tekanan Jual, Intip 5 Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG diperkirakan mengalami koreksi lanjutan pada sesi perdagangan Kamis, 12 Maret 2026. Sebelumnya, IHSG ditutup anjlok 0,69 persen ke level 7.389,39.
VIVA.co.id
12 Maret 2026

4 hours ago
2











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
