Teheran, VIVA – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kini mulai merembet ke dunia sepak bola internasional. Pemerintah Iran melontarkan pernyataan keras terkait kemungkinan keikutsertaan mereka di ajang FIFA World Cup 2026, yang akan digelar di Amerika Utara.
Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, secara terbuka mengecam Amerika Serikat dan menyebut negaranya tidak mungkin berpartisipasi dalam turnamen tersebut. Pernyataan itu muncul setelah tewasnya pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei dalam serangan yang menurut Teheran dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam wawancara dengan televisi pemerintah Iran, Donyamali melontarkan kritik keras terhadap Washington.
“Karena rezim korup itu telah membunuh pemimpin kami, dalam kondisi apa pun kami tidak bisa ikut Piala Dunia,” ujar Donyamali dikutip Al Jazeera.
Ia juga menyinggung situasi keamanan di negaranya yang dinilai tidak memungkinkan untuk memikirkan kompetisi olahraga internasional.
“Anak-anak kami tidak aman. Pada dasarnya tidak ada kondisi yang memungkinkan kami berpartisipasi,” tegasnya.
Timnas Iran di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Pernyataan keras dari pemerintah Iran tidak lepas dari konflik yang meletus sejak akhir Februari lalu. Serangan udara yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran memicu ketegangan besar di kawasan dan menewaskan pemimpin tertinggi negara tersebut.
Konflik tersebut kemudian berkembang menjadi perang terbuka dengan berbagai serangan balasan yang dilaporkan menewaskan ribuan warga Iran dalam beberapa bulan terakhir. Donyamali menyebut negaranya dipaksa menghadapi dua perang dalam waktu kurang dari setahun.
“Melalui tindakan bermusuhan terhadap Iran, mereka memaksa kami menghadapi dua perang dalam delapan hingga sembilan bulan terakhir dan ribuan rakyat kami gugur,” katanya.
Situasi ini menjadi semakin sensitif karena Piala Dunia 2026 akan digelar bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ironisnya, seluruh pertandingan fase grup Iran dijadwalkan berlangsung di wilayah Amerika Serikat. Berdasarkan hasil undian turnamen, Iran berada di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru.
Dua pertandingan mereka dijadwalkan berlangsung di Los Angeles, sementara satu laga lainnya digelar di Seattle. Kondisi inilah yang membuat pemerintah Iran menilai partisipasi tim nasional hampir mustahil terjadi di tengah konflik yang sedang berlangsung.
Halaman Selanjutnya
Federasi Sepak Bola Iran Juga Beri Sinyal Mundur

5 hours ago
3











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
