Aktivis Global Sumud Flotilla Dipukul Polisi Spanyol Saat Tiba di Bilbao

3 weeks ago 12

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:00 WIB

VIVA –Enam aktivis Global Sumud Flotilla (GSF) asal Spanyol diketahui telah tiba di Bandara Bilbao pada Sabtu Waktu setempat. Namun sayangnya, kepulangan mereka sempat diwarnai dengan aksi kekerasan yang dilakukan pihak kepolisian setempat.

Dalam video yang diunggah di media sosial dan videl, terlihat para pendukung dari aktivis berkumpul di area kedatangan bandara untuk menyambut kepulangan mereka. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Media publik Spanyol, TVE, melaporkan kericuhan mulai terjadi ketika salah satu kerabat aktivis mencoba mendekati mereka, namun dihalangi secara paksa oleh polisi. Situasi itu kemudian berubah menjadi bentrokan.

Rekaman yang disiarkan TVE menunjukkan polisi memukul beberapa orang dengan tongkat di area bandara dan menjatuhkan sebagian lainnya ke lantai, sementara orang-orang di sekitar meneriaki aparat.

Melansir laman Times of Israel, Minggu 24 Mei 2026, menyusul insiden itu, Kepolisian regional Basque, Ertzaintza, dalam pernyataannya mengatakan empat orang ditangkap atas tuduhan pembangkangan serius, melawan penangkapan, dan menyerang petugas keamanan.

"Setelah kejadian di bandara tersebut, divisi urusan internal Ertzaintza telah membuka penyelidikan untuk memastikan apakah tindakan para petugas sudah sesuai prosedur," demikian bunyi pernyataan itu.

Tindakan polisi Spanyol terhadap aktivis tersebut menuai banyak kritik dari berbagai pihak termasuk Kementerian Luar Negeri Israel. 

"Kami menuntut penjelasan dari pemerintah Spanyol terkait perlakuannya terhadap para anarkis flotilla," demikian keterangan mereka. 

Sebagai informasi, ratusan aktivis GSF diketahui ditahan oleh militer Israel pada Senin lalu setelah mencoba menerobos blockade Israel terhadap Gaza. Mereka yang membawa bantuan untuk warga Gaza diintersepsi di perairan internasional.

Rabu waktu setempat, Menteri Keamanan Israel, Itamar Ben-Gvir terlihat membagikan video penahanan aktivis GSF di sebuah pelabuhan.  Saat itu, ia merilis video yang memperlihatkan dirinya mengejek para aktivis yang dipaksa berlutut di lantai dengan tangan terikat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Video tersebut memicu kecaman internasional. Puluhan negara mengecam perlakuan Israel terhadap para aktivis yang ditahan.

Spanyol, yang dalam beberapa tahun terakhir dikenal sebagai salah satu negara Eropa paling keras mengkritik Israel, termasuk yang paling lantang mengecam tindakan Ben-Gvir. Pemerintah Spanyol bahkan mendesak Uni Eropa untuk menangguhkan perjanjian dagang dengan Israel.

Halaman Selanjutnya

Pemerintah Spanyol sendiri belum memberikan komentar resmi terkait insiden di Bandara Bilbao tersebut.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |