Alhamdulillah, Sembilan WNI yang Ditahan Militer Israel Tiba di Indonesia

3 weeks ago 12

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:25 WIB

VIVA –9 Warga Negara Indonesia (WNI) yang sempat ditahan militer Israel saat melakukan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla telah tiba di Indonesia. Ke-9 WNI tersebut tiba di Bandara Soekarno Hatta pada Minggu sore 24 Mei 2026.

Dalam live video yang disiarkan di akun Instagram Dompetdhuafa.org, terlihat sejumlah keluarga dan kerabat telah memadati area kedatangan penumpang. Mereka yang datang untuk menyambut ke-9 WNI terlihat membawa bendera Palestina dan menggunakan kain kiffaye di tubuh mereka. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Alhamdulillah ini adalah keadaan dari penyambutan tim GSF Indonesia di Soekarno Hatta. Bisa kita lihat di sini sebenarnya sudah kelihatan tim delegasinya tapi belum berjalan keluar menuju para penyambut," demikian keterangan yang disampaikan dalam live tersebut.  

Para keluarga dan kerabat yang hadir di Bandara Soekarno Hatta juga terdengar meneriakkan 'Free Palestine.. Free Palestine... Free Palestine'. 

Sekitar kurang lebih pukul 17.00 ke-9 WNI keluar menuju area kedatangan penumpang. Tampak juga sosok Menteri Luar Negeri Sugiono datang menyambut ke-9 WNI tersebut. Dirinya mengucapkan rasa syukur atas kembalinya ke-9 WNI yang sempat ditangkap dan ditahan oleh militer Israel. 

"Rekan-rekan sekalian pada hari ini dengan penuh rasa syukur kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa kita menerima kembali kedatangan keluarga kita Global Sumud Flotilla yang kita ketahui sejak tanggal 18 lalu itu diintersep dan ditahan militer Israel yang kemudian berkat Tuhan Yang Maha Kuasa dan upaya kita untuk berkoordinasi, upaya negosiasi agar bisa membawa kembali. Alhamdulillah pada sore hari ini 9 saudara kita tersebut tiba selamat di Tanah Air," kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai informasi, awal pekan ini ke-9 WNI termasuk empat jurnalis dari tanah air yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla ditangkap dan ditahan militer Israel di perairan internasional saat membawa bantuan untuk masyarakat Gaza. Ratusan aktivis termasuk ke-9 WNI yang ikut dalam misi tersebut sempat  mengalami kekerasan fisik oleh militer Israel. Kekerasan tersebtu mencakup pemukulan hingga penyetruman. 

"Kami Konjen Republik Indonesia di Istanbul alhamdulillah hari ini bersama-sama 9 saudara-saudara kita yang bergabung dalam misi GSF (Global Sumud Flotilla) telah bersama kami dalam kondisi sehat walafiat. Walaupun mereka selama 3-4 hari mengalami kekerasan fisik. Ada yang dipukul, ditendang ataupun disetrum," kata  Kepala Perwakilan Konsul Jenderal RI di Istanbul, Darianto Harsono dalam video yang diunggah di akun Instagram resmi Menteri Luar Negeri, Sugiono dikutip Jumat 22 Mei 2026.
 

Polisi Spanyol Pukuli Aktivis Global Sumud Flotilla di Bandara Bilbao

Aktivis Global Sumud Flotilla Dipukul Polisi Spanyol Saat Tiba di Bilbao

Enam aktivis global sumud flotilla asal Spanyol sempat mengalami kejadian tak menyenangkan saat tiba di Bandara Bilbao Sabtu waktu setempat. Polisi sempat memukuli mereka

img_title

VIVA.co.id

24 Mei 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |