Jumat, 18 September 2026 - 10:30 WIB
Washington, VIVA – Amerika Serikat telah menyetujui pemberian visa bagi pejabat senior Iran untuk menghadiri rangkaian pertemuan tingkat tinggi Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), meskipun konflik antara kedua negara tersebut masih belum terselesaikan.
Menurut laporan Associated Press yang mengutip keputusan Departemen Luar Negeri AS, Kamis 17 September, di antara delegasi Iran itu terdapat nama Presiden Masoud Pezeshkian, Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi, serta staf penting lainnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Meskipun ada seruan rutin dari beberapa anggota parlemen AS untuk memblokir masuknya pejabat Iran, Perjanjian Kantor Pusat PBB-AS tahun 1947 mengharuskan negara tersebut memberikan akses tanpa hambatan kepada para perwakilan semua negara anggota organisasi tersebut.
Sidang ke-81 Majelis Umum PBB (UNGA) dibuka di Kota New York pada 8 September lalu. Debat Umum akan digelar pada 22-26 September dan 28 September.
Menurut Sputnik, Rusia akan hadir diwakili Menteri Luar Negeri (Menlu) Sergey Lavrov dan menyampaikan pidato pada 26 September. (Ant)
Iran Tidak Akan Buka Kembali Selat Hormuz Selama Trump dan Netanyahu Masih Berkuasa
Iran tidak akan membuka kembali Selat Hormuz selama Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu masih berkuasa
VIVA.co.id
18 September 2026

4 hours ago
2









