Rabu, 23 September 2026 - 09:57 WIB
Washington, VIVA – Greenland diwajibkan tetap menjadi anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) dan sepenuhnya memenuhi kewajiban pertahanannya kepada Amerika Serikat jika memisahkan diri dari Denmark, demikian isi perjanjian trilateral yang dirilis Gedung Putih, Selasa.
“Dalam hal Greenland menggunakan hak menentukan nasibnya sendiri untuk menjadi negara merdeka, Pemerintah Kerajaan Denmark dan Pemerintah Greenland bersama-sama akan memastikan bahwa negara Greenland yang merdeka akan (i) menyetujui untuk tetap menjadi anggota NATO, termasuk dengan mengajukan permohonan untuk menjadi anggota jika diperlukan,” bunyi dokumen tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Selain itu, Greenland yang merdeka juga akan diwajibkan sejak hari pertama kedaulatannya untuk tanpa syarat mengambil alih seluruh hak dan kewajiban Denmark berdasarkan perjanjian tersebut, termasuk yang berasal dari perjanjian pertahanan dengan AS pada 1951.
Sebelumnya pada hari yang sama, AS, Denmark, dan Greenland menandatangani perjanjian tersebut di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB, yang memungkinkan Washington memperluas kehadiran militernya secara signifikan di pulau tersebut.
Presiden AS Donald Trump mengatakan perjanjian itu memberikan Washington kendali tanpa batas waktu dalam memastikan keamanan Greenland dan bahwa Pentagon akan segera mulai menempatkan sejumlah besar personel militer di sana.
Denmark dan Greenland menyatakan bahwa perjanjian tersebut tetap mempertahankan kedaulatan Denmark atas pulau itu serta hak rakyat Greenland untuk menentukan nasib sendiri. (Ant)
Tak Peduli Ancaman Sanksi AS, Iran Tegaskan Penerbangan Internasional Tetap Berjalan
Penerbangan internasional yang dioperasikan maskapai-maskapai Iran tetap berjalan sesuai jadwal mulai awal Oktober. Hal itu disampaikan Organisasi Penerbangan Sipil Iran
VIVA.co.id
23 September 2026

2 hours ago
2





















