Terpopuler: Arab Saudi Punya Merek Mobil Sendiri, Honda Rilis Motor Rp50 Jutaan, hingga Depresiasi Mokas

4 hours ago 1

Rabu, 23 September 2026 - 08:15 WIB

Jakarta, VIVA – Perkembangan industri otomotif Arab Saudi, peluncuran motor baru Honda, hingga nilai jual kembali sepeda motor menjadi perhatian pembaca VIVA Otomotif. Tiga topik tersebut masuk dalam daftar artikel terpopuler kali ini.

1. Arab Saudi Tak Lagi Cuma Jual Minyak, Kini Punya Merek Mobil Sendiri

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ceer Exobot sedan dan SUV

Arab Saudi mulai memperluas industri otomotifnya dengan memiliki merek kendaraan sendiri. Langkah tersebut menjadi bagian dari perkembangan sektor manufaktur negara yang selama ini lebih dikenal sebagai salah satu produsen minyak terbesar dunia.

Pengembangan industri otomotif juga membuka peluang terbentuknya ekosistem baru, mulai dari produksi kendaraan hingga komponen dan teknologi pendukung. Kehadiran merek lokal menunjukkan bahwa industri otomotif mulai menjadi salah satu sektor yang dikembangkan untuk memperluas basis ekonomi negara tersebut. Baca selengkapnya.

2. Honda Luncurkan Motor Baru Rp50 Jutaan, tapi Tenaganya Bikin Heran

Honda kembali menghadirkan motor baru dengan harga sekitar Rp50 jutaan. Model tersebut menawarkan karakter yang berbeda dari motor Honda yang biasa ditemui di jalan Indonesia, terutama dari sisi desain, spesifikasi, dan performa mesin.

Salah satu hal yang menarik perhatian adalah tenaga yang dihasilkan dari mesin tersebut. Dengan banderol yang berada di kelas menengah, motor ini membawa spesifikasi yang membuatnya cukup berbeda dibandingkan sepeda motor Honda yang lebih ditujukan untuk penggunaan harian. Baca selengkapnya.

3. Harga Bekasnya Tetap Tinggi, Ini Motor Honda dengan Depresiasi Rendah

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak semua sepeda motor mengalami penurunan harga yang besar setelah digunakan beberapa tahun. Sejumlah model Honda justru mampu mempertahankan nilai jualnya karena memiliki permintaan yang relatif kuat di pasar kendaraan bekas.

Besarnya depresiasi dipengaruhi banyak faktor, seperti popularitas model, kondisi unit, usia kendaraan, ketersediaan suku cadang, hingga jumlah peminat di pasar bekas. Karena itu, konsumen yang mempertimbangkan nilai jual kembali biasanya tidak hanya melihat harga saat membeli, tetapi juga potensi harga kendaraan ketika akan dijual lagi. Baca selengkapnya.

Motor bekas

Harga Bekasnya Tetap Tinggi, Ini Motor Honda dengan Depresiasi Rendah

Harga sepeda motor umumnya akan turun setelah digunakan dan masuk pasar bekas, tetapi besar depresiasinya berbeda untuk setiap model. Sejumlah motor Honda memiliki

img_title

VIVA.co.id

22 September 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |