Rabu, 23 September 2026 - 07:36 WIB
VIVA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan Iran telah berulang kali menolak usulan kesepakatan yang diajukan Amerika Serikat.
“Sekali lagi, saya mendesak Iran untuk membuat kesepakatan. Dan sekali lagi, mereka menolak,” kata Trump dari podium Sidang Majelis Umum PBB di New York, seperti dilansir dari Antara, Rabu, 23 September 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kendati demikian, Trump menyatakan keyakinannya bahwa Amerika Serikat dan Iran akan mencapai kesepakatan damai segera setelah pemilihan umum paruh waktu mendatang.
“Saya yakin kita akan mencapai kesepakatan tepat setelah pemilu karena tidak masuk akal bagi mereka (Iran) untuk tidak melakukannya,” ucapnya.
Pemilihan umum paruh waktu Amerika Serikat akan digelar pada 3 November.
Lebih lanjut, Trump juga mengatakan bahwa dirinya tidak akan pernah membiarkan Iran memiliki senjata nuklir.
“Sejak hari pertama saya memasuki arena politik, saya tidak pernah goyah. Saya tidak akan pernah membiarkan Iran memiliki senjata nuklir,” katanya.
Selain itu, dirinya mengatakan harga minyak dunia akan segera turun ke level sebelum konflik dengan Iran dimulai.
“Kita akan segera melihat dunia yang terbebas dari ancaman selama 51 tahun terakhir, teror Iran, dan harga minyak akan anjlok bahkan lebih rendah daripada saat konflik dimulai,” kata dia.
Sebelumnya, Trump Trump mengatakan dirinya sedang mempertimbangkan apakah akan memusnahkan Iran dan mendorong negara itu masuk 'ke neraka'.
Dikatakan Trump mengatakan Iran juga memiliki pilihan untuk membuat kesepakatan dengan Amerika yang memungkinkan negara tersebut membangun kembali negaranya. Namun, menurut perkiraan Trump, kesepakatan itu baru akan terjadi setelah pemilu paruh waktu AS pada November.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Saya yakin kita akan mencapai kesepakatan segera setelah pemilu karena tidak masuk akal bagi mereka untuk tidak melakukannya. Mereka sedang menunggu untuk melihat bagaimana hasil pemilu paruh waktu bagi saya," kata Trump dikutip dari laman NBC News, Rabu 23 September 2026.
Trump sebelumnya telah secara terbuka menyampaikan kemungkinan melancarkan kembali serangan terhadap Iran. Ia bahkan pernah mengancam akan menghancurkan seluruh peradaban Iran. Pada Selasa, Trump kembali menyampaikan peringatan tersebut dalam salah satu forum paling penting bagi para pemimpin dunia, dengan delegasi Iran turut hadir di ruangan.
Halaman Selanjutnya
"Saya punya keputusan besar yang harus dibuat. Apakah akan tercapai kesepakatan dengan Iran yang memungkinkan mereka membangun kembali dan menciptakan negara yang jauh lebih besar dari sebelumnya, mungkin menjadi salah satu negara terbesar di Timur Tengah atau bahkan di dunia? Atau apakah saya akan memusnahkan Republik Islam dan melakukannya dengan cepat, tanpa pernah memberi mereka kesempatan untuk membunuh dan menghancurkan rakyat serta negara lain lagi?," kata Trump.

4 hours ago
1





















