Awas Akun WhatsApp Terblokir, Ini 7 Kesalahan Pengguna yang Sering Terjadi Tanpa Disadari

2 weeks ago 12

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:08 WIB

VIVA – Pengguna WhatsApp perlu lebih berhati-hati dalam menggunakan aplikasi pesan instan ini. Pasalnya, sejumlah kebiasaan yang terlihat sepele dapat membuat akun dianggap melakukan aktivitas mencurigakan atau melanggar ketentuan layanan.

Pemblokiran akun tidak selalu terjadi karena pengguna sengaja melakukan pelanggaran. Aktivitas seperti penggunaan aplikasi WhatsApp tidak resmi, pengumpulan data secara otomatis, hingga pola komunikasi yang menyerupai spam dapat menjadi masalah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pusat Bantuan WhatsApp secara khusus menyebut penggunaan aplikasi tidak resmi dan aktivitas scraping sebagai salah satu penyebab akun dapat terkena pemblokiran sementara.

Lantas, apa saja kesalahan yang sebaiknya dihindari? Berikut VIVA telah merangkum Kamis, 27 Agustus 2026.

1. Menggunakan WhatsApp Versi Modifikasi

Kesalahan pertama adalah menggunakan aplikasi WhatsApp tidak resmi atau versi modifikasi.

Aplikasi semacam ini biasanya menawarkan fitur tambahan yang tidak tersedia pada aplikasi resmi. Namun, WhatsApp memperingatkan bahwa penggunaan aplikasi tidak resmi dapat menyebabkan akun mendapatkan pemblokiran sementara.

Selain risiko pemblokiran, aplikasi dari pihak ketiga juga dapat menimbulkan risiko keamanan dan privasi.

Karena itu, sebaiknya gunakan WhatsApp yang diperoleh melalui toko aplikasi resmi.

2. Mengirim Pesan dalam Jumlah Besar

Kebiasaan mengirim pesan yang sama kepada banyak orang dalam waktu singkat juga perlu dihindari.

Pola tersebut dapat menyerupai aktivitas spam, terutama jika penerima tidak mengenal pengirim atau tidak pernah meminta informasi yang dikirimkan.

Meta mengatakan sistem WhatsApp secara aktif mendeteksi dan menghapus akun yang berkaitan dengan aktivitas berbahaya dan penipuan. Pada paruh pertama 2025, WhatsApp menyatakan telah mendeteksi dan memblokir lebih dari 6,8 juta akun yang terkait pusat penipuan.

Karena itu, jangan menjadikan WhatsApp sebagai alat untuk mengirim pesan massal secara sembarangan.

3. Melakukan Scraping Data Pengguna

Scraping merupakan aktivitas mengambil atau mengumpulkan informasi pengguna secara otomatis.

Contohnya dapat berupa pengumpulan nomor telepon, foto profil, atau informasi lainnya dalam skala besar menggunakan alat otomatis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

WhatsApp secara resmi menyebut aktivitas harvesting atau scraping informasi pengguna sebagai salah satu aktivitas yang dapat menyebabkan akun terkena pemblokiran.

Jika membutuhkan data pelanggan untuk bisnis, sebaiknya gunakan metode dan fitur resmi yang disediakan WhatsApp.

Halaman Selanjutnya

4. Terlalu Sering Menghubungi Orang yang Tidak Dikenal

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |