Munich, VIVA - Logo BMW menjadi salah satu lambang yang paling mudah dikenali di dunia otomotif. Lingkaran dengan warna biru dan putih itu selama puluhan tahun kerap dianggap menggambarkan baling-baling pesawat yang sedang berputar.
Anggapan tersebut bukan tanpa alasan karena BMW memang memiliki sejarah panjang di industri penerbangan. Dikutip VIVA Otomotif dari Carscoops, Sabtu 5 September 2026, makna asli logo BMW ternyata tidak secara khusus dibuat untuk menggambarkan baling-baling pesawat.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
BMW didirikan pada 1916 dan memiliki sejarah yang erat dengan produksi mesin pesawat. Perusahaan asal Jerman tersebut kemudian mengembangkan bisnisnya ke sepeda motor sebelum akhirnya menjadi salah satu produsen mobil terbesar di dunia.
Logo BMW pertama kali diperkenalkan pada 1917, ketika perusahaan menggunakan nama Bayerische Motoren Werke. Desain awalnya sudah menampilkan bentuk lingkaran dengan tulisan BMW di bagian atas serta bidang berwarna biru dan putih di bagian tengah.
Warna biru dan putih pada logo tersebut merujuk pada warna negara bagian Bavaria. Susunan warnanya dibuat terbalik dibandingkan lambang resmi Bavaria karena adanya aturan mengenai penggunaan simbol negara pada masa tersebut.
Lantas, bagaimana cerita baling-baling pesawat bisa begitu melekat dengan logo BMW? Salah satu faktor pentingnya adalah iklan BMW yang dibuat pada 1929, ketika perusahaan menampilkan sebuah pesawat dengan baling-baling yang tampak membentuk logo BMW.
Materi iklan tersebut memperlihatkan logo BMW berada di tengah baling-baling yang sedang berputar. Gambaran itu kemudian ikut memperkuat anggapan bahwa logo BMW sejak awal dirancang sebagai representasi baling-baling pesawat.
Padahal, desain awal logo BMW tidak dibuat dengan maksud tersebut. Hubungan antara logo dan baling-baling lebih merupakan interpretasi yang semakin populer setelah digunakan dalam materi pemasaran perusahaan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Seiring perkembangan zaman, BMW beberapa kali memperbarui desain logonya tanpa meninggalkan bentuk dasar lingkaran dan kombinasi warna biru-putih. Perubahan tersebut antara lain menyentuh jenis huruf, warna, efek tiga dimensi, serta tampilan keseluruhan agar sesuai dengan perkembangan identitas merek.
Pada 2020, BMW memperkenalkan desain logo dua dimensi dengan tampilan yang lebih sederhana dan transparan. Versi tersebut digunakan untuk komunikasi merek, sementara logo yang dipasang pada kendaraan memiliki penerapan tersendiri.
Halaman Selanjutnya
Jadi, anggapan bahwa logo BMW merupakan baling-baling pesawat memang memiliki latar belakang sejarah yang kuat. Namun, makna asli warna biru dan putih pada logo tersebut berkaitan dengan Bavaria, bukan representasi baling-baling pesawat.

1 week ago
3













