Jakarta, VIVA – Situasi geopolitik dunia tengah menjadi sorotan setelah konflik antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat memanas. Serangan militer yang dilaporkan terjadi di Teheran bahkan dikabarkan menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Peristiwa ini memicu berbagai reaksi dari tokoh dunia, termasuk ulama Indonesia, Ustaz Abdul Somad (UAS).
Menurut laporan media internasional, Khamenei disebut tewas akibat serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel yang menargetkan sejumlah fasilitas penting di Iran. Serangan tersebut memicu ketegangan besar di kawasan Timur Tengah dan menimbulkan berbagai reaksi global.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Di tengah kabar tersebut, Ustaz Abdul Somad menyinggung sosok Ali Khamenei dan bagaimana posisi umat Islam dalam menyikapi konflik global, khususnya yang berkaitan dengan Palestina.
UAS menilai bahwa dukungan terhadap tokoh atau negara tidak selalu berkaitan dengan kesamaan ideologi atau keyakinan. Ia menekankan bahwa yang menjadi fokus utama adalah sikap terhadap perjuangan Palestina.
Dalam penjelasannya, UAS juga memberikan contoh berbagai negara yang mungkin memiliki perbedaan ideologi dengan umat Islam, tetapi jika mereka mendukung Palestina, maka dukungan terhadap mereka bisa saja terjadi dalam konteks perjuangan tersebut.
“Apakah kalau saya bersama dengan Ali Khamenei lalu saya menjadi Syiah Imamiyah Itsna Asyariah? Tidak. Saya akan bersama dengan beliau demi untuk memerdekakan Palestina,” ujar UAS yang dikutip dari YouTube Tarikhul Islam pada Minggu, 8 Maret 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
UAS menegaskan bahwa dukungan tersebut tidak berarti mengubah keyakinan atau akidah. Ia menekankan bahwa perbedaan agama maupun mazhab tetap menjadi hal yang jelas dan tidak bercampur.
“Masalah akidah keyakinan lain. (menjelaskan bacaan surat) untukmu agamamu untukku lah agamaku, jelas?” tegas UAS.
Dewan Keamanan Nilai AS Mau Pecah Belah Iran jadi Beberapa Bagian
Amerika Serikat (AS) berupaya menabur kekacauan di Iran dengan tujuan untuk memecah belah negara itu, kata Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani
VIVA.co.id
8 Maret 2026

2 days ago
6










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)

