Jakarta, VIVA – Membeli mobil bekas sering kali dimulai dengan melihat kondisi bodi, memeriksa mesin, lalu mencoba kendaraan melalui test drive. Namun, pengalaman singkat di balik kemudi belum tentu bisa mengungkap seluruh kondisi mobil yang akan digunakan dalam jangka panjang.
Masalah baru bisa muncul setelah kendaraan dibawa pulang, mulai dari gangguan mesin dan transmisi hingga komponen lain yang membutuhkan biaya perbaikan. Karena itu, pembeli mobil bekas kini tidak hanya mempertimbangkan harga dan tahun pembuatan, tetapi juga mencari kepastian mengenai kondisi kendaraan serta perlindungan setelah transaksi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Test drive tetap menjadi salah satu tahapan penting karena pembeli bisa merasakan langsung performa mobil. Meski begitu, waktu penggunaan yang terbatas membuat sejumlah komponen dan riwayat kendaraan tidak selalu mudah diketahui hanya dengan mengendarainya beberapa menit.
Riwayat kecelakaan besar, bekas banjir, keaslian dokumen, hingga kemungkinan manipulasi odometer menjadi beberapa hal yang perlu diperiksa sebelum membeli mobil bekas. Di sinilah proses inspeksi yang lebih menyeluruh dapat membantu pembeli mendapatkan gambaran kondisi kendaraan sebelum mengambil keputusan.
Perlindungan setelah pembelian juga mulai menjadi pertimbangan lain. Garansi dapat memberikan rasa aman ketika ditemukan masalah pada komponen tertentu, terutama karena biaya perbaikan mobil bisa menjadi pengeluaran tambahan yang tidak diperhitungkan saat pertama kali membeli.
Salah satu layanan yang menawarkan skema tersebut adalah Caroline.id. Setiap mobil yang dipasarkan disebut telah melalui inspeksi pada 150 titik, dengan informasi mengenai kondisi kendaraan serta jaminan terkait kecelakaan besar, banjir, keaslian dokumen, dan manipulasi odometer.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Selain itu, tersedia Garansi 7G+ selama satu tahun yang mencakup mesin, transmisi, AC, rem, kelistrikan, penggerak, dan sistem kemudi. Ada pula Garansi Siap Pakai dengan penggantian oli dan filter oli, serta kebijakan buyback lima hari apabila unit yang diterima tidak sesuai dengan yang dijanjikan, sesuai syarat dan ketentuan.
CEO PT Autopedia Sukses Lestari Tbk, Jany Candra, mengatakan pembeli mobil bekas membutuhkan informasi yang lebih jelas mengenai kendaraan yang akan dipilih. Menurutnya, proses transaksi tidak seharusnya membuat konsumen merasa membeli sesuatu tanpa mengetahui kondisi sebenarnya.
Halaman Selanjutnya
“Bagi kami, konsumen tidak seharusnya merasa seperti membeli sesuatu yang tidak mereka ketahui ketika memilih mobil bekas. Mereka perlu mendapatkan informasi yang jelas mengenai kondisi kendaraan dan tetap memiliki perlindungan setelah mobil dibawa pulang,” ujarnya, dikutip VIVA Otomotif Kamis 20 Agustus 2026.

6 hours ago
3

















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310865/original/081850900_1785378315-cropped-2d7f636b-2380-40cc-a881-ea61c56069f5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8270815/original/044801800_1782121678-1.jpg)