Jakarta, VIVA – Membeli sepeda motor bekas tidak selalu berarti pemilik baru kehilangan garansi dari pabrikan. Honda dan Yamaha sama-sama memiliki ketentuan yang memungkinkan garansi tetap berlaku meski sepeda motor sudah berpindah tangan, selama persyaratan yang ditetapkan masih dipenuhi.
Yamaha Indonesia secara resmi menyebut garansi tetap berlaku apabila sepeda motor berpindah tangan. Namun, kendaraan tersebut harus tetap mengikuti ketentuan yang tercantum dalam Buku Garansi dan Servis milik Yamaha.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Hal serupa juga berlaku pada sepeda motor Honda. Dalam Buku Servis dan Garansi Honda yang dilihat VIVA Otomotif Senin 31 Agustus 2026, disebutkan bahwa apabila sepeda motor berpindah kepemilikan, garansi tetap berlaku selama mengikuti ketentuan yang tercantum dalam buku tersebut.
Artinya, calon pembeli motor bekas sebenarnya masih bisa mendapatkan perlindungan garansi pabrik. Syaratnya, motor yang dibeli masih berada dalam periode garansi dan memenuhi ketentuan perawatan yang ditetapkan oleh masing-masing merek.
Untuk Yamaha, masa garansi berbeda berdasarkan komponen yang dilindungi. Garansi umum berlaku satu tahun atau 12.000 kilometer, garansi mesin tiga tahun atau 36.000 kilometer, sedangkan garansi rangka pada model tertentu mencapai lima tahun atau 50.000 kilometer.
Honda juga memiliki beberapa periode perlindungan berdasarkan komponen. Garansi mesin dapat mencapai tiga tahun atau 36.000 kilometer, sementara komponen PGM-FI memiliki masa garansi hingga lima tahun atau 60.000 kilometer sesuai ketentuan yang berlaku.
Namun, ada hal penting yang harus diperhatikan sebelum membeli motor bekas. Riwayat servis menjadi salah satu faktor penting karena pabrikan mensyaratkan perawatan berkala dilakukan sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku agar garansi tetap dapat digunakan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Calon pembeli juga sebaiknya meminta Buku Garansi dan Servis atau Buku Servis dan Garansi dari pemilik sebelumnya. Dokumen tersebut dapat digunakan untuk melihat tanggal pembelian, riwayat perawatan, serta memastikan apakah jadwal servis berkala telah dipenuhi.
Selain itu, kondisi dan usia motor perlu diperiksa karena masa garansi dihitung sejak periode yang ditentukan pabrikan, bukan sejak kendaraan berpindah kepada pemilik baru. Jadi, membeli motor bekas keluaran tahun muda bisa menjadi pilihan jika ingin mendapatkan harga lebih rendah sekaligus masih memiliki sisa perlindungan pabrik.
Halaman Selanjutnya
Meski demikian, garansi tidak berarti seluruh kerusakan pada motor otomatis ditanggung pabrikan. Komponen yang mengalami keausan normal atau kerusakan akibat penggunaan yang tidak sesuai ketentuan dapat berada di luar cakupan garansi.

2 weeks ago
9













