VIVA – Timnas Indonesia disebut berpeluang memiliki jalan yang lebih terbuka menuju Piala Dunia 2030 setelah Presiden FIFA Gianni Infantino kembali menggulirkan wacana penambahan peserta menjadi 64 tim. Namun, apakah rencana tersebut benar-benar akan mempermudah langkah skuad Garuda menuju putaran final?
Wacana tersebut muncul setelah FIFA sebelumnya menambah jumlah peserta Piala Dunia 2026 dari 32 menjadi 48 negara. Kini, Infantino mengungkapkan bahwa usulan memperluas peserta menjadi 64 tim akan dibahas secara resmi setelah Piala Dunia 2026 berakhir.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Rencana itu akan ditetapkan dan didiskusikan bersama komite terkait setelah Piala Dunia kali ini," kata Gianni Infantino dalam wawancara dengan media Swiss Bluewin, seperti dikutip The Athletic.
Sandy Walsh, Timnas Indonesia vs Irak di Kualifikasi Piala Dunia
Photo :
- VIVA.co.id/M Ali Wafa
Peluang Indonesia Bisa Semakin Terbuka
Jika FIFA benar-benar menyetujui penambahan peserta menjadi 64 negara, peluang Timnas Indonesia untuk lolos ke putaran final Piala Dunia 2030 secara teori akan meningkat.
Alasannya sederhana, semakin banyak peserta yang tampil di putaran final, semakin besar pula kemungkinan kuota untuk setiap konfederasi, termasuk Asia, bertambah. Namun, hingga saat ini FIFA belum mengumumkan pembagian kuota apabila format 64 tim benar-benar diterapkan.
Artinya, peluang Indonesia memang bisa menjadi lebih besar, tetapi bukan berarti tiket menuju Piala Dunia akan diperoleh secara otomatis. Timnas Indonesia tetap harus melewati jalur kualifikasi sesuai regulasi yang nantinya ditetapkan FIFA dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
Mengapa FIFA Ingin Menambah Peserta?
Ole Romeny, Jepang vs Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Photo :
- (Shohei Miyano/Kyodo News via AP)
Menurut Infantino, penambahan peserta bertujuan memberikan kesempatan lebih luas kepada negara-negara yang selama ini sulit tampil di Piala Dunia.
Ia menilai kualitas sepak bola di berbagai belahan dunia terus berkembang sehingga semakin banyak negara layak mendapat kesempatan tampil di turnamen terbesar tersebut.
"Setiap negara semestinya berhak memiliki mimpi tampil di Piala Dunia. Kualitas tim di seluruh dunia terus meningkat. Jika Anda tidak memberi kesempatan kepada negara-negara kecil untuk berpartisipasi, mereka akan kesulitan berkembang," ujarnya.
Timnas Indonesia Sedang Menata Diri
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Bagi Timnas Indonesia, kabar tersebut menjadi sinyal positif di tengah target besar untuk tampil di Piala Dunia 2030.
Dalam beberapa tahun terakhir, PSSI melakukan sejumlah pembenahan, mulai dari program naturalisasi pemain keturunan, peningkatan kualitas kompetisi domestik, pembinaan usia muda, hingga menunjuk John Herdman sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia.
Halaman Selanjutnya
Apabila kuota wakil Asia bertambah, peluang Indonesia tentu akan lebih terbuka. Namun, peningkatan kualitas tim tetap menjadi faktor utama untuk bisa bersaing dengan negara-negara lain di kawasan Asia.

9 hours ago
4











