Bentrokan Antarwarga Palu Kembali Pecah, Polisi Tambah Personel dan Dirikan Pos Jaga

1 week ago 22

Jumat, 4 September 2026 - 20:51 WIB

Kota Palu, VIVABentrokan antarwarga di kawasan Nunu dan Anoa, Kota Palu, Sulawesi Tengah, kembali terjadi setelah situasi sempat kondusif selama sekitar dua pekan.

Polres Kota Palu kini memperkuat pengamanan di dua wilayah tersebut dengan menambah personel dan kembali mendirikan pos penjagaan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi bentrokan susulan, terutama menjelang akhir pekan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolresta Palu, Komisaris Besar Polisi Hari Rosena mengatakan bentrokan kembali terjadi pada Jumat dini hari. Kondisi tersebut membuat kepolisian kembali mempertebal pengamanan di lokasi.

"Kita tambah lagi. Kita lapis lagi, intinya supaya tidak terjadi lagi bentrokan," katanya, Jumat, 4 September 2026.

Menurut Hari, situasi di kawasan Nunu dan Anoa sebelumnya sempat terkendali selama sekitar dua pekan ketika polisi melakukan penjagaan. Namun, setelah jumlah personel yang berjaga dikurangi, bentrokan kembali terjadi.

Hari menilai persoalan bentrokan antarwarga tidak dapat diselesaikan hanya dengan mengandalkan kekuatan aparat keamanan. Ia meminta orang tua, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga lembaga adat mengambil peran lebih besar untuk mencegah konflik terus berulang.

"Selama orang-orang tua, tokoh masyarakat dan tokoh agama tidak berani mengambil peran, sementara anak-anak muda dibiarkan seperti ini, masalah tidak akan selesai," katanya.

Menurutnya, para tokoh tersebut memiliki pengaruh yang cukup kuat untuk mengingatkan kalangan muda agar tidak terlibat dalam aksi penyerangan. Selain itu, Hari menilai lembaga adat juga perlu dilibatkan dalam penyelesaian konflik yang terjadi di kedua wilayah tersebut.

"Karena itu, ke depan lembaga adat juga perlu diperankan, termasuk dengan menerapkan sanksi adat dan sebagainya," ujarnya.

Kepolisian kini kembali memperkuat penjagaan di kawasan Nunu dan Anoa. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya bentrokan susulan setelah konflik kembali pecah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hari juga meminta orang tua di masing-masing kelurahan ikut menjaga anak-anak muda agar tidak terpancing dan melakukan penyerangan.

"Kami berharap ada kekuatan dari para orang tua di masing-masing kelurahan untuk menjaga suasana kondusif. Bagaimana anak-anak muda ini bisa mendengar orang tua agar tidak ikut melakukan penyerangan," katanya.

Halaman Selanjutnya

Hingga saat ini, polisi belum merinci jumlah personel tambahan yang dikerahkan. Polisi juga belum menjelaskan pemicu bentrokan pada Jumat dini hari maupun apakah kejadian tersebut menimbulkan korban. (Ant)

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |