Bentrokan Perguruan Silat di Tulungagung Pecah, Remaja 17 Tahun Dibacok dan Motor Dibakar

3 hours ago 2

Senin, 24 Agustus 2026 - 04:00 WIB

Tulungagung, VIVA – Bentrokan antarkelompok perguruan silat terjadi di Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Insiden tersebut mengakibatkan seorang remaja berusia 17 tahun mengalami luka bacok. Tak hanya itu, satu unit sepeda motor juga dibakar.

Peristiwa tersebut terjadi di utara lapangan voli Desa Tegalrejo, Kecamatan Rejotangan, pada Sabtu, 22 Agustus 2026, sekitar pukul 04.30 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polres Tulungagung kini menyelidiki kasus tersebut. Polisi juga telah menerima laporan dari pihak korban dan mulai mengumpulkan keterangan untuk mengungkap pihak yang terlibat.

Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Nanang Murdiyanto membenarkan adanya laporan bentrokan antarkelompok perguruan silat tersebut.

"Iya kasusnya sudah ditangani . Tapi saya belum dapat data detailnya seperti apa," kata Iptu Nanang dikutip Senin, 24 Agustus 2026.

Nanang mengatakan penyidik masih melakukan pendalaman terhadap kejadian tersebut.

"Polisi telah menerima laporan dari pihak korban dan mulai mengumpulkan keterangan untuk mengungkap pelaku," ujarnya.

Korban berinisial GIM, 17 tahun, warga Kecamatan Rejotangan. Dia mengalami luka akibat sabetan senjata tajam pada bagian siku dan punggung kanan.

Saat ini, GIM masih menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Blitar. Luka pada bagian lengan dan punggung korban harus mendapatkan jahitan.

Selain melukai korban, bentrokan tersebut juga menyebabkan sepeda motor Honda Vario AG 2863 RFZ milik FIFH, 18 tahun, warga Kecamatan Rejotangan, dibakar.

Ayah salah satu korban, H (45), menceritakan kejadian bermula ketika anaknya bersama sejumlah teman hendak pulang setelah menghadiri kegiatan di Desa Tegalrejo.

“Saat itu anak saya FIFH berboncengan dengan temannya GIM mau pulang dan tiba-tiba dihadang oleh massa perguruan silat lain,” katanya.

Menurut H, sejumlah teman korban sempat berbalik arah untuk menghindari massa. Namun, FIFH dan GIM tidak sempat melarikan diri.

GIM kemudian terkena sabetan senjata tajam hingga mengalami luka pada lengan dan punggung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedua korban kemudian melarikan diri dengan berjalan kaki. Mereka meninggalkan sepeda motor di lokasi kejadian. Motor tersebut kemudian dibakar oleh massa yang berada di lokasi.

“Saat ini GIM masih menjalani perawatan pada rumah sakit di Blitar. Luka pada lengan kanan dan punggung harus dijahit,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya

Pihak keluarga telah melaporkan kasus pembacokan dan pembakaran kendaraan tersebut kepada kepolisian.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |