VIVA – Berhasil menurunkan berat badan sering kali terasa seperti mencapai garis finis. Namun, bagi sebagian orang, tantangan sebenarnya justru muncul setelah diet selesai. Angka di timbangan perlahan naik kembali, bahkan bisa mendekati berat badan sebelum menjalani program penurunan berat badan.
Kondisi tersebut sebenarnya cukup umum. National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK) di Amerika Serikat menyebut bahwa mempertahankan berat badan setelah turun merupakan tantangan besar karena tubuh mengalami sejumlah adaptasi fisiologis yang dapat mengurangi pengeluaran energi dan meningkatkan asupan makanan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Artinya, berat badan yang kembali naik bukan selalu semata-mata karena seseorang "kurang disiplin". Ada perubahan biologis dan kebiasaan sehari-hari yang ikut berperan.
Berikut VIVA telah merangkumnya Rabu, 26 Agustus 2026, beberapa alasan mengapa mempertahankan berat badan sering terasa lebih sulit daripada menurunkannya.
1. Diet Terlalu Ketat Sejak Awal
Diet yang sangat membatasi makanan mungkin menghasilkan penurunan berat badan dalam waktu relatif cepat, tetapi belum tentu mudah dipertahankan.
Ketika pola makan tersebut dihentikan, seseorang bisa kembali ke kebiasaan sebelumnya. Jika asupan energi kemudian meningkat sementara aktivitas fisik tidak berubah, berat badan pun berpotensi naik.
CDC merekomendasikan pola makan sehat yang realistis dan dapat dipertahankan dalam jangka panjang, bukan sekadar perubahan sementara selama menjalani diet.
Karena itu, tujuan setelah diet sebaiknya bukan kembali ke pola makan lama, melainkan membangun pola makan baru yang tetap nyaman dilakukan.
2. Menganggap Diet Sudah Selesai
Kesalahan lain adalah menganggap diet sebagai program sementara. Setelah angka timbangan turun, sebagian orang kembali mengonsumsi makanan dan minuman seperti sebelum diet. Padahal, kebiasaan yang menyebabkan berat badan sebelumnya meningkat masih ada.
CDC menyarankan agar pola makan tetap konsisten meskipun rutinitas berubah, termasuk ketika akhir pekan, liburan, atau menghadapi acara khusus.
Bukan berarti seseorang harus menghindari makanan favorit selamanya. Yang lebih penting adalah menjaga keseimbangan secara keseluruhan dan tidak menjadikan satu kali makan berlebihan sebagai kebiasaan berulang.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
3. Aktivitas Fisik Menurun
Setelah berhasil mencapai berat badan yang diinginkan, aktivitas fisik terkadang ikut berkurang.
Halaman Selanjutnya
Padahal, aktivitas fisik memiliki peran penting dalam mempertahankan berat badan. CDC menjelaskan bahwa jumlah aktivitas yang dibutuhkan setiap orang dapat berbeda, dan mempertahankan berat badan mungkin membutuhkan aktivitas fisik dalam jumlah cukup tinggi jika tidak diimbangi dengan penyesuaian pola makan.

2 weeks ago
12













