VIVA – Penggunaan kecerdasan buatan (AI) di dunia bisnis terus meluas. Di sektor keuangan, teknologi ini mulai digunakan untuk membantu pekerjaan yang selama ini membutuhkan banyak waktu, terutama aktivitas yang bersifat repetitif seperti mengumpulkan data, membuat laporan, hingga melakukan riset.
Google Cloud melihat sektor keuangan menjadi salah satu industri yang berpotensi memanfaatkan AI untuk mengubah sejumlah proses kerja. Pada 27 Agustus 2026, perusahaan meluncurkan Gemini Enterprise for Financial Services dan Legal, yang dirancang untuk kebutuhan industri dengan tuntutan keamanan dan kepatuhan yang tinggi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam sektor keuangan, salah satu pekerjaan yang dapat diotomatisasi adalah riset keuangan. Financial Research agent dapat membantu mengotomatiskan proses riset dan memberikan hasil yang dilengkapi confidence scores, metodologi, data snapshots, serta kutipan sumber. Informasi tersebut dapat digunakan untuk memeriksa kembali hasil riset yang dihasilkan AI.
AI juga dapat digunakan untuk menangani pekerjaan administratif dan pelaporan. Financial skills yang tersedia dapat membantu tugas seperti memformat laporan, menerapkan panduan brand, serta mengakses data tertentu. Teknologi tersebut juga dapat digunakan untuk merangkum berita pasar dan mendukung riset keuangan investigatif.
Pekerjaan terkait penilaian risiko kredit dan pemantauan portofolio juga menjadi bagian dari workflow yang dapat dibantu AI. Kemampuan tersebut dapat digunakan oleh berbagai tim, termasuk private equity, wealth management, dan kepatuhan.
Selain pekerjaan yang berkaitan dengan analisis, AI dapat membantu proses verifikasi dan kepatuhan bisnis. Salah satu agen yang tersedia adalah D&B Business Verification Agent, yang dirancang untuk membantu proses onboarding bisnis dan kepatuhan Know Your Customer (KYC).
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ada pula penggunaan AI untuk pengolahan dokumen keuangan. FlowX Agents, misalnya, digunakan untuk membantu memastikan kelengkapan loan pack serta melakukan ekstraksi dan rekonsiliasi dokumen untuk kebutuhan pasar modal. Agen lain ditujukan untuk membantu analisis keuangan dan workflow riset.
“Para profesional di sektor keuangan membutuhkan platform AI yang tidak mengharuskan mereka bergantung pada satu model atau ekosistem tertentu, dapat terhubung dengan sistem IT yang mereka gunakan sehari-hari, serta memiliki tingkat keamanan dan kepatuhan yang tinggi,” ujar Thomas Kurian, CEO, Google Cloud, sebagaimana dikutip dari keterangannya, Rabu, 2 September 2026.
Halaman Selanjutnya
Platform tersebut juga menyediakan 13 integrasi dengan sumber data berlisensi, antara lain CoinDesk Data & Indices, Daloopa, Dun & Bradstreet, FactSet, Finnhub, Fiscal.ai, Guidepoint, LSEG, Moody’s, MSCI, PitchBook, S&P Global, dan SEC Edgar.

1 week ago
8













