BMKG Deteksi Lonjakan 2.671 Titik Panas Sumatera, Sumsel Terbanyak

1 week ago 22

Jumat, 4 September 2026 - 14:51 WIB

Pekanbaru, VIVA – Badan Meteorologi klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru Provinsi Riau mendeteksi lonjakan 2.671 titik panas (hotspot) di Pulau Sumatera berdasarkan pembaruan data pada Jumat pukul 07.00 WIB.

Prakirawan BMKG Pekanbaru Putri Santy Siregar mengungkapkan sebaran titik panas ini tersebar di 9 provinsi, dengan lonjakan tertinggi terdeteksi di Sumatera Selatan (Sumsel) yang mencapai 1.583 titik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Wilayah lain yang turut menyumbang angka tinggi adalah Provinsi Bangka Belitung dengan 312 titik, Jambi 330 titik, Riau 234 titik, Lampung 115 titik, dan disusul Bengkulu 39 titik, Kepulauan Riau 29 titik, Sumatera Barat 21 titik, dan Sumatera Utara delapan titik," katanya.

Sementara itu Provinsi Riau dengan 235 titik panas tersebar di 10 kabupaten/kota. Kabupaten Inderagiri Hilir menjadi area paling krusial di Riau dengan temuan 79 titik panas, diikuti oleh Kabupaten Indragiri Hulu sebanyak 42 titik, dan Kabupaten Bengkalis 35 titik.

Selebihnya terdeteksi di Kabupaten Kepulauan Meranti (28), Pelalawan (27), Siak (12), Kuantan Singingi (6), serta Kota Pekanbaru dan Kampar masing-masing satu.

Akibat banyaknya titik panas ini jarak pandang di Pekanbaru pada Kamis (3/9) malam terpantau hanya lima kilometer dengan kondisi berasap. Sedangkan kualitas udara pada dini hari dan pagi berdasarkan Konsentrasi Partikulat 2,5 masuk kategori sangat tidak sehat.

Sementara itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau menyampaikan saat ini titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah daerah terdapat di  Kabupaten Bengkalis, Indragiri Hulu, Kepulauan Meranti, dan Indragiri Hilir, yang masih terus dilakukan upaya pemadaman. (Ant)

Ilustrasi gempa bumi

BMKG Ungkap Gempa Bumi M 5,3 Guncang Cilacap Dipicu Aktivitas Subduksi

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto mengatakan, gempa terjadi di Cilacap pada pukul 12.05.02 WIB dengan magnitudo 5,3 dan kedalaman 69 kilometer.

img_title

VIVA.co.id

4 September 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |