BNPB Terus Lanjutkan Operasi Pemadaman Karhutla Sampai Musim Hujan Datang di Oktober

6 days ago 9

Senin, 7 September 2026 - 16:40 WIB

Jakarta, VIVA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berkomitmen terus melakukan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga musim hujan datang.

Kepala BNPB Suharyanto mengatakan, menurut perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim hujan akan tiba pada bulan Oktober 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami masih terus bekerja berjibaku paling tidak sampai musim hujan alami turun,” kata Suharyanto dalam rapat daring bersama Presiden Prabowo Subianto, Senin, 7 September 2026.

Dia menjelaskan, operasi pemadaman selama ini dilaksanakan baik oleh Satgas Darat maupun Satgas Udara. Suharyanto berharap, operasi modifikasi cuaca (OMC) yang telah beberapa kali dilakukan juga bisa segera mendatangkan hujan di titik-titik api.

“Mudah-mudahan operasi modifikasi cuaca ini juga bisa segera mendatangkan hujan,” ujarnya.

Suharyanto juga menjelaskan, 98 persen kebakaran lahan gambut di 6 provinsi prioritas sudah padam. Menurut catatan BNPB, total luas lahan terbakar di Kalimantan Barat, Riau, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan, dan Jambi seluas 72.009,10 hektare, dimana sekitar 939,45 hektare-nya belum padam.

“Ini kami padamkan dengan operasi darat dan operasi udara. Apakah 939,45 ini setelah dipadamkan hari ini, besok berkurang? Mudah-mudahan berkurang, Bapak Presiden,” kata Suharyanto.

“Tapi kadang-kadang juga tidak berkurang signifikan, karena hari ini juga ditemukan titik kebakaran yang baru. Atau kebakaran yang lama yang sudah dipadamkan, yang sudah dilaporkan padam, tiba-tiba hidup kembali,” ujarnya.

Suharyanto mengatakan, penanganan karhutla khususnya di lahan gambut memang menantang. Dia menyebut, meskipun secara umum api karhutla di 6 provinsi prioritas sudah padam, asap keluar terus-menerus dari lahan gambut sehingga menyebabkan jarak pandang terganggu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam penanganan karhutla di enam provinsi prioritas, BNPB mengerahkan personel gabungan yang terdiri unsur sendiri, BPBD, TNI, Polri, Masyarakat Peduli Api, Manggala Agni, dan relawan dengan total 43.481 personel.

Rinciannya masing-masing ditempatkan di Kalimantan Barat 15.091 personel, Kalimantan Tengah 4.686 personel, Kalimantan Selatan 5.000 personel, Sumatera Selatan 11.026 personel, Riau 1.694 personel, dan Jambi 5.984 personel.

Presiden Prabowo Subianto Rapat Koordinasi di NTT

Prabowo Kaget Lahan yang Habis Terbakar Langsung Jadi Kebun, Minta Kapolri Setor Nama Korporasi Terlibat

Presiden RI Prabowo Subianto meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyerahkan daftar nama korporasi yang terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

img_title

VIVA.co.id

7 September 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |