VIVA – CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, mengakui ada satu hal penting yang bisa dipelajari timnya dari Marc Marquez dalam persaingan MotoGP 2026. Menurut Rivola, kekuatan Marquez bukan hanya terletak pada kecepatannya untuk memenangi balapan, tetapi juga pada kecerdasannya dalam membaca situasi dan mengelola risiko sepanjang musim.
Marquez menunjukkan kemampuan tersebut dalam beberapa seri terakhir. Pembalap Ducati itu meraih kemenangan keempatnya dalam enam grand prix ketika tampil di Aragon. Hasil tersebut membuat posisinya di klasemen kejuaraan semakin dekat dengan Jorge Martin yang masih memimpin.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menariknya, Marquez tidak selalu berada dalam kondisi ideal untuk meraih kemenangan. Ketika performa motornya atau kondisi balapan tidak mendukung, pembalap asal Spanyol itu justru mampu mengamankan poin penting tanpa mengambil risiko berlebihan.
Contohnya terlihat di Assen dan Silverstone. Marquez memang tidak mampu menjadi pemenang, tetapi masing-masing tetap membawa pulang 13 dan 10 poin. Bagi Rivola, kemampuan untuk tetap mendapatkan hasil maksimal dalam situasi sulit merupakan salah satu pembeda antara pembalap hebat dan pembalap yang hanya mengandalkan kecepatan.
"Jika Anda melihat Mugello dan Silverstone, sepertinya dia kesulitan, tetapi pada kenyataannya, dia membawa pulang hasil yang baik tanpa mengambil risiko," kata Rivola dikutip dari Sky Italia.
Strategi tersebut menjadi semakin penting dalam perebutan gelar juara dunia. Marquez memahami bahwa tidak setiap akhir pekan harus diakhiri dengan kemenangan. Ketika peluang terbuka lebar, ia tampil agresif untuk mengamankan kemenangan. Namun, ketika situasinya tidak memungkinkan, ia memilih mengurangi risiko dan mengumpulkan poin sebanyak mungkin.
Rivola melihat pendekatan itu sebagai sesuatu yang layak dipelajari para pembalap Aprilia, terutama Jorge Martin dan Marco Bezzecchi yang saat ini menjadi bagian dari persaingan di papan atas.
"Ketika saatnya untuk memberikan kemenangan, karena dia tahu dia yang terkuat, dia melakukannya," ujar Rivola.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Aprilia Mulai Berani Menantang Ducati
Aprilia sendiri bukan lagi sekadar pelengkap dalam persaingan MotoGP. Martin dan Bezzecchi telah menunjukkan bahwa pabrikan asal Noale tersebut mampu memberikan tekanan kepada Ducati dalam perebutan posisi teratas.
Halaman Selanjutnya
Martin bahkan masih memimpin klasemen dengan keunggulan sembilan poin atas Marquez. Konsistensi menjadi salah satu modal utama pembalap Spanyol itu sepanjang musim ini. Berbeda dengan beberapa rivalnya, Martin juga belum kehilangan satu balapan pun karena cedera.

1 week ago
2













