Bukan Cuma AI, Jaringan Internet Pintar Kini Jadi Senjata Baru Pelaku Bisnis

4 hours ago 1

Senin, 25 Mei 2026 - 14:30 WIB

Jakarta, VIVA – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) belakangan menjadi perhatian besar dunia bisnis. Banyak perusahaan berlomba memanfaatkan AI untuk meningkatkan efisiensi kerja, mempercepat layanan pelanggan, hingga mengolah data dalam jumlah besar.

Namun di tengah tren tersebut, ada aspek lain yang mulai mendapat perhatian karena menjadi fondasi penting transformasi digital, yakni infrastruktur jaringan yang mampu bekerja lebih pintar, aman, dan mudah dikelola.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebutuhan itu semakin terasa seiring semakin banyak bisnis yang mengandalkan operasional berbasis digital. Mulai dari sektor perhotelan, ritel, pendidikan, layanan publik, hingga usaha skala kecil dan menengah kini membutuhkan sistem konektivitas yang tidak hanya cepat, tetapi juga stabil dan mampu menyesuaikan kebutuhan perusahaan yang terus berkembang.

Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan kolaborasi Hypernet Technologies dan Huawei eKit dalam menghadirkan solusi jaringan pintar untuk mendukung percepatan transformasi digital di Indonesia. Kolaborasi tersebut diperkenalkan melalui kegiatan bertema Empowering Smart Living Through Intelligent Network Solutions with Huawei eKit yang digelar di Bali.

Dalam pemaparannya, Presales eKit Regional Bali dan Lombok Huawei eKit, Tri Setiawan, menjelaskan bahwa transformasi digital saat ini tidak lagi menjadi kebutuhan perusahaan besar saja. Bisnis skala kecil dan menengah juga mulai membutuhkan fondasi teknologi yang kuat agar tetap kompetitif di tengah perubahan pasar.

Teknologi yang diperkenalkan mencakup berbagai solusi jaringan modern seperti enterprise WiFi 6 dan WiFi 7, intelligent switching, AI firewall, cloud-based management, hingga sistem jaringan terintegrasi yang dirancang untuk mempermudah pengelolaan konektivitas perusahaan.

Kehadiran teknologi tersebut ditujukan untuk menciptakan jaringan yang lebih stabil, aman, dan efisien sekaligus membantu proses pemantauan sistem secara lebih sederhana.

Regional Head Bali Hypernet Technologies, Ibnu Malik, menilai kebutuhan transformasi digital tidak cukup hanya mengandalkan kehadiran bisnis di platform digital atau media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Transformasi digital UMKM tidak cukup hanya dengan hadir di marketplace atau media sosial, mereka juga membutuhkan pondasi jaringan yang kuat di baliknya,” ujarnya, dikutip Senin 25 Mei 2026.

Menurut dia, kebutuhan infrastruktur digital yang baik kini semakin penting karena banyak sektor usaha memiliki mobilitas tinggi dan ketergantungan besar terhadap konektivitas internet.

Halaman Selanjutnya

Hypernet juga memperkenalkan Whooz, brand baru yang dikembangkan untuk membantu kebutuhan digital usaha kecil dan menengah melalui layanan yang mencakup konektivitas, keamanan digital, layanan ICT, hingga dukungan profesional.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |