VIVA – Saat cuaca terasa sangat panas, tubuh biasanya langsung bereaksi dengan mengeluarkan keringat. Baju menjadi basah, wajah terasa panas, dan rasa haus datang lebih sering.
Kondisi tersebut sebenarnya merupakan cara alami tubuh untuk menurunkan suhu. Namun, jangan sampai Anda mengira semakin banyak keringat berarti tubuh hanya sedang kepanasan biasa.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam kondisi tertentu, tubuh justru bisa mengalami kegagalan dalam mengatur suhu. Kondisi serius inilah yang dikenal sebagai heatstroke atau sengatan panas.
Heatstroke berbeda dari kelelahan akibat panas. Jika tidak segera mendapatkan pertolongan, suhu tubuh yang meningkat hingga sekitar 40 derajat Celsius atau lebih, bisa berpotensi menyebabkan kerusakan pada otak serta organ penting lainnya.
Sebab itu, mengenali tanda heatstroke sejak awal sangat penting, terutama ketika cuaca sedang panas menyengat. Apa saja gejalanya? Berikut informasi selengkapnya, sebagaimana dilansir dari CDC, Selasa, 1 September 2026.
1. Suhu tubuh sangat tinggi
Salah satu tanda utama heatstroke adalah suhu tubuh yang meningkat drastis. Suhu inti tubuh dapat mencapai sekitar 40 derajat Celsius atau lebih. Perlu dicatat, angka tersebut merujuk pada suhu tubuh, bukan suhu udara di luar. Jadi, cuaca tidak harus mencapai 40 derajat Celsius agar seseorang mengalami heatstroke.
2. Kebingungan dan perubahan perilaku
Heatstroke dapat memengaruhi sistem saraf. Seseorang yang mengalaminya dapat terlihat kebingungan, gelisah, mudah marah, berbicara tidak jelas, atau kesulitan memahami keadaan di sekitarnya. Perubahan kesadaran setelah berada di lingkungan panas merupakan tanda bahaya yang tidak boleh diabaikan.
3. Kulit terasa sangat panas
Kulit dapat terasa sangat panas dan tampak kemerahan. Pada sebagian kasus heatstroke akibat lingkungan panas, kulit bisa terasa kering karena tubuh tidak lagi mampu berkeringat dengan baik. Namun, tidak semua orang yang mengalami heatstroke berhenti berkeringat. Seseorang yang mengalami heatstroke akibat aktivitas fisik berat masih dapat mengeluarkan banyak keringat. Artinya, ada atau tidaknya keringat tidak bisa dijadikan satu-satunya patokan seseorang mengalami heatstroke atau tidak.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
4. Sakit kepala dan pusing
Sakit kepala yang muncul setelah terlalu lama berada di bawah panas matahari perlu diperhatikan, terutama jika disertai pusing, lemas, atau gejala lainnya. Pada kondisi yang semakin berat, seseorang bahkan dapat mengalami gangguan kesadaran.
Halaman Selanjutnya
5. Mual dan muntah

1 week ago
8













