Bukan Cuma Jualan, BYD Kini Punya Pabrik Mobil Listrik di Indonesia

1 week ago 5

Kamis, 3 September 2026 - 12:51 WIB

Subang, VIVA – BYD resmi meresmikan pabrik kendaraan listriknya di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Fasilitas ini menjadi tonggak baru bagi BYD setelah membangun bisnis kendaraan energi baru di Indonesia selama sekitar dua tahun terakhir.

Vice President of BYD Group and General Manager of BYD Asia-Pacific Automotive Division, Xueliang Liu, mengatakan peresmian pabrik tersebut bukan hanya penting bagi BYD, tetapi juga sejalan dengan upaya pemerintah Indonesia melakukan transformasi kendaraan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hari ini adalah hari yang sangat penting karena ini adalah hari peresmian pabrik BYD Indonesia. Ini tidak hanya penting bagi kami, anggota BYD, tetapi juga hari yang penting bagi pemerintah Indonesia," ujar Xueliang dalam acara peresmian pabrik BYD di Subang.

Ia mengatakan BYD memiliki perjalanan panjang dalam mengembangkan kendaraan energi baru. Perusahaan tersebut telah berdiri selama sekitar 35 tahun dan memiliki visi menghadirkan berbagai pilihan kendaraan dengan sumber energi terbarukan.

Xueliang menuturkan, BYD pada 2022 menghentikan produksi kendaraan yang menggunakan energi fosil seperti bensin dan diesel. Setelah itu, perusahaan berfokus memberikan pilihan kendaraan dengan energi terbarukan.

Pada 2025, BYD disebut berhasil menjual sekitar 4,6 juta unit kendaraan. Sementara total produksinya secara global telah mencapai sekitar 17,8 juta unit.

Untuk Indonesia, Xueliang menyebut BYD telah menjual sekitar 40 ribu kendaraan. Jumlah tersebut menurutnya menunjukkan tingginya penerimaan masyarakat terhadap kendaraan BYD sekaligus perkembangan kendaraan energi baru di Tanah Air.

"Kami sangat senang dan juga sangat terhormat bisa hadir di Indonesia, sekali lagi tempatnya di Kabupaten Subang ini untuk menyaksikan bersama peresmian pabrik daripada BYD Indonesia," katanya.

Pabrik BYD di Subang berdiri di atas lahan seluas 126 hektare. Berdasarkan penjelasan Xueliang, fasilitas tersebut memiliki kapasitas produksi mencapai 150 ribu unit kendaraan per tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini, pabrik tersebut juga telah menyerap lebih dari 5.000 tenaga kerja Indonesia. Jumlah itu berpotensi meningkat ketika fasilitas produksi sudah mencapai kapasitas maksimal.

"Ketika pabrik ini sudah mencapai kapasitas produksi maksimal atau optimal, kita merasa bisa menyerap lebih dari 20 ribu staf Indonesia yang bisa bergabung dengan BYD Indonesia," ujarnya.

Halaman Selanjutnya

Yang tak kalah penting, Xueliang menegaskan proses produksi kendaraan di pabrik Subang sudah mencakup berbagai tahapan. Menurut dia, proses tersebut dilakukan di Indonesia, mulai dari pengelasan, pengecatan hingga perakitan akhir.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |