Jakarta, VIVA – Robot yang selama ini identik dengan film fiksi ilmiah mulai memasuki kehidupan nyata. Teknologi berbasis kecerdasan buatan kini tak hanya hadir dalam bentuk perangkat lunak, tetapi juga diwujudkan menjadi robot yang dapat bergerak, berinteraksi, dan membantu aktivitas manusia.
Perkembangan tersebut mulai terlihat di Indonesia setelah Aimoga Robotics resmi memperkenalkan diri melalui pembukaan Experience Store pertamanya di Tanah Air.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Direktur Aimoga Indonesia, Yuri Rin, mengatakan kehadiran perusahaan di Indonesia menjadi langkah awal untuk memperkenalkan teknologi embodied AI, yakni kecerdasan buatan yang diwujudkan dalam perangkat fisik dan dirancang untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.
“Aimoga Robotics adalah brand embodied AI robotics dari Chery Group. Kami mengembangkan solusi robotika praktis yang dirancang untuk aplikasi di dunia nyata di berbagai industri,” ujar Yuri di Jakarta, Rabu 9 September 2026.
Menurutnya, Indonesia merupakan pasar yang cukup dinamis karena masyarakat dan pelaku bisnis semakin terbuka terhadap teknologi baru yang bisa membantu aktivitas sehari-hari maupun pekerjaan.
Aimoga saat ini telah mengirimkan lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara dan wilayah. Teknologinya juga diklaim telah digunakan dalam lebih dari 100 skenario dunia nyata, mulai dari sektor otomotif, perhotelan, layanan publik hingga lingkungan komersial.
Di Indonesia, pengunjung Experience Store dapat melihat sekaligus mencoba robot yang dikembangkan Aimoga, termasuk robot humanoid Mornine dan robot berkaki empat Argos.
Kehadiran tempat tersebut menjadi bagian penting dari strategi perusahaan. Sebab, teknologi robotika dinilai lebih mudah dipahami ketika masyarakat dapat melihat langsung kemampuan perangkat tersebut dibandingkan hanya melalui brosur atau pameran.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Director of HIVI, Patricia Liang, yang terlibat dalam pengembangan awal kehadiran Aimoga di Indonesia, mengatakan perkembangan robotika saat ini menunjukkan bahwa teknologi yang dahulu terasa jauh dari kehidupan manusia mulai menjadi kenyataan.
“Dulu ketika berbicara tentang robot, mungkin kita membayangkan sesuatu yang masih jauh di masa depan. Sesuatu yang hanya kita lihat di film. Tetapi hari ini, masa depan sedang menjadi masa kini,” kata Patricia.
Halaman Selanjutnya
Ia menilai perkembangan kecerdasan buatan juga ikut mendorong perubahan tersebut. Masyarakat, terutama generasi muda, semakin terbiasa menggunakan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari.

4 days ago
7













