Bukan Hybrid Biasa, Ini 4 Teknologi yang Membuat Mitsubishi Xforce HEV Berbeda

1 week ago 9

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Jakarta, VIVA – Mitsubishi New Xforce HEV menjadi salah satu model baru yang diperkenalkan PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) di GIIAS 2026. Kehadirannya menarik bukan hanya karena menjadi Xforce pertama dengan teknologi hybrid, tetapi juga karena sistem penggeraknya menggunakan beberapa pendekatan yang cukup berbeda dari mobil hybrid pada umumnya. 

Mitsubishi mengembangkan Xforce HEV dengan kombinasi mesin bensin, motor listrik, baterai lithium-ion, generator, serta transmisi 2-speed transaxle. Seluruh komponen tersebut dikendalikan secara elektronik agar mobil dapat menentukan sumber tenaga yang sesuai dengan kondisi berkendara. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

1. Mesin Bensin Siklus Atkinson

Dari penelusuran VIVA Otomotif Senin 31 Agustus 2026, salah satu pembeda Xforce HEV terdapat pada mesin bensin 1.6 liter 4A92 yang menggunakan siklus Atkinson. Karakter mesin ini lebih mengutamakan efisiensi dengan mengurangi pumping loss, sehingga mesin dapat bekerja lebih optimal ketika menjadi bagian dari sistem hybrid. 

Penggunaan mesin tersebut juga menunjukkan bahwa sistem hybrid tidak sekadar menambahkan motor listrik ke mobil bermesin bensin. Mesin dan motor listrik memiliki peran masing-masing dan dapat bekerja sesuai kebutuhan kendaraan.

2. Transmisi 2-Speed Transaxle

Xforce HEV menggunakan transmisi 2-speed transaxle yang menjadi salah satu bagian menarik dari sistem penggeraknya. Dua tingkat rasio memberikan fleksibilitas bagi sistem untuk mengatur penggunaan motor listrik maupun mesin bensin pada kondisi kecepatan berbeda. 

Pada kecepatan tinggi, sistem dapat menghubungkan mesin bensin dengan roda dan memutus hubungan motor listrik secara otomatis ketika diperlukan. Perpindahan tersebut dirancang berlangsung tanpa jeda sehingga efisiensi tetap dijaga ketika mobil melaju lebih cepat. 

3. EV Mode Bisa Dipakai di Kecepatan Tinggi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fitur EV Mode pada Xforce HEV juga memiliki karakter berbeda karena tidak hanya mengandalkan tenaga listrik pada kecepatan rendah. Mitsubishi menyebut kecepatan hingga 121 kilometer per jam dapat dicapai dalam EV Mode pada kondisi tertentu, angka yang juga diuji pembalap nasional Rifat Sungkar dalam perjalanan Jakarta-Bali. 

Ketika motor listrik menjadi penggerak, respons awal kendaraan terasa berbeda karena motor listrik menghasilkan torsi secara cepat. Kabin juga dapat terasa lebih senyap karena mesin bensin tidak bekerja pada kondisi tersebut.

Halaman Selanjutnya

4. Charge Mode

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |