Jakarta, VIVA - Mesin mobil bekerja dengan banyak komponen yang saling bergerak dan bergesekan. Kondisi tersebut tidak hanya terjadi ketika kendaraan melaju atau mesin dipacu pada putaran tinggi. Momen ketika mesin baru dinyalakan juga menjadi salah satu kondisi yang perlu diperhatikan.
Saat mesin pertama kali hidup, pelumas harus kembali bekerja melindungi berbagai komponen di dalam mesin. Kondisi ini dikenal sebagai cold start. Gesekan yang terjadi pada fase tersebut menjadi salah satu perhatian dalam pengembangan teknologi pelumas.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Industri pelumas kendaraan menyebut gesekan ekstrem saat cold start dapat menjadi salah satu penyebab keausan pada komponen vital mesin. Selain itu, mesin yang bekerja pada putaran tinggi juga menghadapi tantangan berupa peningkatan temperatur.
Salah satu teknologi yang ditawarkan perusahaan adalah formulasi Ester Fortified yang digunakan pada lini pelumas TOP 1 Zenzation dan TOP 1 Evolution.
Dalam rilisnya, perusahaan menjelaskan bahwa Ester merupakan basis oli sintetik Group V dengan karakteristik molekul khusus. Teknologi tersebut diklaim memiliki sifat elektrostatik yang membuat molekul Ester dapat melekat pada dinding dan permukaan logam di dalam mesin.
Dengan karakteristik tersebut, lapisan pelindung disebut tetap berada pada permukaan komponen ketika mesin dalam kondisi mati. Tujuannya adalah memberikan perlindungan sejak mesin kembali dinyalakan.
Head of Marketing TOP 1 Indonesia, Carlo, mengatakan teknologi tersebut juga dikaitkan dengan kebutuhan kendaraan yang digunakan dalam kondisi berat, termasuk aktivitas motorsport.
“Dunia drifting menggambarkan bagaimana mesin bekerja di titik batas teratasnya. Melalui kehadiran TOP 1 di Indonesian Drift Series, kami ingin membawa semangat performa tinggi tersebut ke kendaraan harian masyarakat melalui formulasi Ester Fortified,” ujar Carlo dalam keterangan yang diterima VIVA Otomotif, Jumat 28 Agustus 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Selain cold start, temperatur tinggi juga menjadi perhatian karena pelumas harus tetap bekerja ketika mesin berada pada putaran tinggi. Pabrikan mengklaim formulasi Ester Fortified memiliki ketahanan terhadap temperatur ekstrem sehingga membantu mencegah pelumas menguap atau mengalami breakdown akibat panas.
Kondisi serupa menurut perusahaan tidak hanya ditemui pada mobil yang digunakan di lintasan. Kendaraan harian juga dapat menghadapi temperatur tinggi dan kondisi kerja berat, misalnya ketika digunakan dalam lalu lintas perkotaan yang padat.
Halaman Selanjutnya
Teknologi tersebut juga diklaim dapat membantu mengurangi hambatan mekanis melalui lapisan pelumas, sehingga respons akselerasi dan efisiensi bahan bakar tetap terjaga. Selain itu, formulasi tersebut disebut membantu mencegah penumpukan sludge dan deposit di dalam mesin.

2 weeks ago
22













