Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:49 WIB
VIVA –Center for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat, baru-baru ini mengeluarkan Travel Health Notice Level 2 (tingkatkan kewaspadaan) bagi pelancong yang akan mengunjungi Bali. Travel Health Notice Level 2 ini dikeluarkan menyusul dengan meningkatnya jumlah kasus Zika yang dilaporkan pada pelancong yang Kembali dari Bali, Indonesia.
Dalam situs resmi U.S. Embassy & Consulates in Indonesia, virus Zika ditularkan melalui gigitan nyamuk, dan sebagian besar orang yang terinfeksi tidak mengalami gejala apa pun.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Bagi masyarakat umum, infeksi Zika biasanya menimbulkan gejala ringan atau bahkan tidak menimbulkan gejala sama sekali. Risiko tersebut umumnya dapat diminimalkan dengan melakukan langkah-langkah pencegahan rutin.
Saat ini belum tersedia vaksin maupun pengobatan khusus untuk Zika. Jika gejala muncul, biasanya gejalanya ringan dan dapat sembuh dengan sendirinya tanpa memerlukan pengobatan medis.
Namun, pada sebagian kecil kasus, Zika dapat menimbulkan risiko yang lebih serius bagi ibu hamil dan orang yang sedang merencanakan kehamilan. Infeksi Zika diketahui dapat mengganggu perkembangan janin, terutama pada trimester pertama dan kedua kehamilan. Dalam sejumlah kasus yang terbatas, Zika juga dilaporkan dapat ditularkan melalui hubungan seksual.
Panduan untuk Semua Pelancong
- Hindari gigitan nyamuk selama perjalanan dan selama 3 minggu setelah kembali dari perjalanan, meskipun Anda merasa sehat. Langkah ini juga penting untuk melindungi keluarga dari kemungkinan penularan.
- Gunakan obat antinyamuk yang direkomendasikan oleh CDC Amerika Serikat dan telah terdaftar di EPA. Oleskan pada kulit yang terbuka sesuai dengan interval penggunaan yang tercantum pada kemasan.
- DEET dengan konsentrasi 20–30% aman digunakan pada anak-anak dari segala usia. Untuk anak, oleskan terlebih dahulu obat antinyamuk ke tangan Anda sendiri, kemudian usapkan pada kulit anak.
- Kenakan pakaian berlengan panjang dan celana panjang. Anda juga dapat mempertimbangkan untuk merawat pakaian dengan permethrin. Pilih tempat menginap yang memiliki kasa atau pelindung pada jendela dan pintu. Batasi atau sesuaikan aktivitas di luar ruangan pada pagi dan sore hari, saat nyamuk biasanya paling aktif.
- Terapkan hubungan seksual yang aman, misalnya menggunakan kondom, atau hindari hubungan seksual setelah bepergian. Bagi pria, pencegahan ini dianjurkan selama 3 bulan, sedangkan bagi perempuan selama 2 bulan.
- Segera mencari pertolongan medis jika mengalami demam, ruam, sakit kepala, nyeri sendi atau otot, atau mata merah. Tim Unit Kesehatan akan memberikan saran dan menentukan perlunya pemeriksaan berdasarkan faktor risiko masing-masing serta pedoman CDC Amerika Serikat mengenai pemeriksaan dan pemantauan Zika.
Halaman Selanjutnya
Panduan untuk Ibu Hamil dan Pasangan Pria

3 hours ago
4

















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310865/original/081850900_1785378315-cropped-2d7f636b-2380-40cc-a881-ea61c56069f5.jpg)
