Jakarta, VIVA – Puluhan ribu masyarakat mengikuti acara Zikir dan Doa Bersama yang digelar di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu 1 Agustus 2026
Acara ini diadakan oleh Kementerian Agama (Kemenag). Masyarakat yang ikut berasal dari lingkungan Kemenag hingga santri dan guru-guru dari lingkungan pendidikan di bawah naungan Kemenag.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Muhammad Daffa Syabana (14), salah satu santri yang hadir mengaku diminta hadir oleh pihak pondok pesantren (ponpes) tempatnya belajar.
Daffa diketahui mondok di Ponpes Attaqwa Putra, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Dia mengatakan datang bersama rombongan santri dari ponpesnya menggunakan bis.
Daffa bercerita bahwa dirinya mendapat bingkisan suvenir berupa sajadah dan sarung. Perlengkapan alat salat itu memang dibagikan kepada masyarakat yang hadir di Monas.
“Dapat sarung sama sajadah. Itu doang,” ungkap Daffa kepada wartawan di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu 1 Agustus 2026.
Dia mengaku bersama teman-temannya harus berebut agar kebagian.
“(Tadi) rebutan,” katanya.
Daffa mengaku senang bisa mendapatkan sajadah dan sarung tersebut. Adapun dua barang itu dibagikan dan dibungkus dengan tas jinjing warna biru muda yang bertuliskan ‘Istana Kepresidenan’.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Untuk perempuan, alat salat yang dibagikan yaitu sajadah dan mukena.
tvOnenews/syifa aulia
Prabowo Batal Hadiri Acara Zikir dan Doa Bersama di Monas, Ada Tugas Kenegaraan
Prabowo batal menghadiri acara Zikir dan Doa Kebangsaan yang digelar di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu malam, 1 Agustus 2026. Kegiatan ini digelar dalam rangka HUT ke-81 RI.
VIVA.co.id
2 Agustus 2026

4 days ago
9


















