Rampungkan Sekolah Rakyat di Soreang, Brantas Abipraya Pastikan Infrastruktur Berkualitas

1 hour ago 1

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:42 WIB

Jakarta, VIVA – Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 4 Kabupaten Bandung, di Soreang resmi memasuki tahap operasional dengan dimulainya babak baru bagi 560 siswa di SRT 4 Kabupaten Bandung. Baik peserta didik baru maupun siswa lama dari Sekolah Rakyat Rintisan, yang kini siap melangkah mantap memasuki lingkungan sekolah pada pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027.

SRT 4 Kabupaten Bandung yang dibangun oleh PT Brantas Abipraya (Persero) ini sebagai bentuk dukungan terhadap penyediaan infrastruktur pendidikan yang layak, modern, dan inklusif. Sebelum MPLS dimulai, para siswa telah menjalani proses registrasi sebagai tahapan awal memasuki lingkungan pendidikan berasrama tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekretaris Perusahaan PT Brantas Abipraya (Persero), Dian Sovana, mengatakan bahwa penyelesaian pembangunan SRT 4 Kabupaten Bandung ini merupakan bentuk kontribusi Brantas Abipraya dalam mendukung program strategis pemerintah di bidang pendidikan.

"Kami bersyukur pembangunan SRT 4 Kabupaten Bandung telah selesai dan kini mulai dimanfaatkan oleh masyarakat. Bagi Brantas Abipraya, setiap infrastruktur yang kami bangun harus memberikan manfaat nyata. Sekolah ini diharapkan menjadi ruang belajar yang aman, nyaman, dan berkualitas sehingga mampu membuka peluang yang lebih besar bagi anak-anak Indonesia untuk memperoleh pendidikan yang layak," ujar Dian dikutip dari keterangannya, Kamis, 6 Agustus 2026.

SRT 4 Kabupaten Bandung mengusung konsep kawasan pendidikan terpadu dengan sistem asrama yang dilengkapi berbagai fasilitas penunjang. Kompleks tersebut terdiri atas gedung SD, SMP, dan SMA, rumah susun guru, asrama siswa, masjid, gedung serbaguna, kantin, serta sarana olahraga seperti lapangan mini soccer dan basket. Keseluruhan fasilitas dirancang untuk mendukung proses pembelajaran yang komprehensif sekaligus pembentukan karakter peserta didik.

Menurut Dian, pembangunan infrastruktur pendidikan memiliki peran strategis dalam menciptakan pemerataan kesempatan belajar di berbagai daerah. Karena itu, Brantas Abipraya terus berkomitmen menghadirkan hasil pembangunan yang tidak hanya memenuhi aspek kualitas konstruksi, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

"Pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan bangsa. Melalui pembangunan infrastruktur yang berkualitas, kami ingin turut menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan, memperluas akses pendidikan, serta mendukung lahirnya generasi Indonesia yang unggul dan berdaya saing," tutup Dian.

Halaman Selanjutnya

Pembukaan MPLS dilaksanakan pada Rabu (5/8) dan diresmikan oleh Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman. Kehadiran pemerintah dalam pembukaan tersebut menegaskan komitmen bersama untuk memastikan Program Sekolah Rakyat dapat menjadi solusi dalam memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat yang membutuhkan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |