Operasi Modifikasi Cuaca Jadi Andalan BNPB Padamkan Karhutla Gunung Bromo

1 hour ago 1

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:38 WIB

Jakarta, VIVA – Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai langkah tambahan untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur. Upaya tersebut dilakukan dengan memicu hujan buatan sebagai pendukung operasi pemadaman dari udara yang tengah dipersiapkan.

Kepala BNPB Suharyanto mengatakan, skenario OMC akan dijalankan bersamaan dengan pengerahan helikopter untuk operasi water bombing. Pelaksanaan rekayasa cuaca akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi cuaca serta kebutuhan di lokasi kebakaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, kombinasi kedua metode tersebut diharapkan mampu mempercepat proses pemadaman, terutama di titik-titik api yang sulit dijangkau oleh petugas di lapangan.

"Selain water bombing, BNPB menyiapkan dukungan OMC yang pelaksanaannya disesuaikan dengan perkembangan kondisi cuaca dan kebutuhan di lapangan," ujar Suharyanto dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, 6 Agustus 2026.

Pemadaman Udara Diperkuat untuk Menjangkau Titik Api Sulit

BNPB menjelaskan bahwa operasi pemadaman dari udara dirancang untuk memperkuat kerja tim gabungan yang selama ini melakukan upaya pemadaman melalui jalur darat.

Langkah tersebut dinilai penting mengingat kondisi geografis kawasan Gunung Bromo memiliki lereng kaldera dengan tebing-tebing terjal, sehingga menyulitkan personel darat menjangkau seluruh lokasi kebakaran.

Melalui dukungan helikopter water bombing dan Operasi Modifikasi Cuaca, pemerintah berharap titik-titik api yang berada di kawasan terisolasi dapat segera dipadamkan. Upaya ini juga ditujukan untuk mencegah kebakaran meluas ke kawasan hutan konservasi lainnya di sekitar Gunung Bromo.

Suharyanto menegaskan bahwa integrasi antara operasi udara dan pemadaman darat menjadi bagian dari strategi penanganan darurat yang disiapkan pemerintah dalam menghadapi kebakaran hutan di wilayah tersebut.

Status Siaga Darurat Jadi Dasar Penanganan

Penanganan karhutla di Gunung Bromo dilakukan berdasarkan penetapan Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan dan Kebakaran Hutan dan Lahan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Status tersebut ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/327/013/2026 dan berlaku selama 180 hari, terhitung sejak 26 Mei hingga 6 Oktober 2026.

Keberadaan status siaga darurat menjadi dasar bagi pemerintah pusat untuk mempercepat penyaluran bantuan penanganan bencana, termasuk dukungan armada helikopter serta teknologi modifikasi cuaca.

Halaman Selanjutnya

Selain pemerintah provinsi, Pemerintah Kabupaten Probolinggo juga telah menetapkan Status Siaga Darurat Karhutla melalui Keputusan Bupati Nomor 300.2/326/426.32/2026.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |