Daftar Warna Mobil yang Paling Banyak Menyerap Panas Matahari

1 week ago 8

Selasa, 1 September 2026 - 12:00 WIB

Jakarta, VIVA – Warna bodi mobil ternyata tidak hanya berpengaruh terhadap tampilan, tetapi juga kemampuan kendaraan menyerap panas dari sinar matahari. Mobil dengan warna yang lebih gelap cenderung menyerap lebih banyak energi matahari sehingga permukaannya dapat menjadi lebih panas ketika diparkir di ruang terbuka.

Dilihat VIVA Otomotif dari penelitian Lawrence Berkeley National Laboratory, Selasa 1 September 2026, terdapat perbedaan suhu permukaan yang cukup besar pada mobil dengan warna berbeda. Urutannya menunjukkan mobil hitam berada di posisi paling panas, sedangkan putih menjadi warna dengan suhu permukaan paling rendah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mobil hitam berada di urutan pertama dengan suhu sekitar 62 derajat Celsius saat terpapar sinar matahari. Berikutnya ada warna merah 51 derajat Celsius, kuning 50 derajat Celsius, biru 48 derajat Celsius, perak 47 derajat Celsius, hijau 45 derajat Celsius, dan putih 43 derajat Celsius.

Meski angka tersebut kerap digunakan untuk menggambarkan perbedaan suhu berdasarkan warna, penelitian Berkeley Lab yang menjadi rujukan utama sebenarnya membandingkan dua mobil sedan yang identik, yakni berwarna hitam dan perak. Hasil pengujian menunjukkan atap mobil perak bisa mencapai suhu hingga 25 derajat Celsius lebih rendah dibandingkan mobil hitam saat terkena sinar matahari. 

Peneliti juga menemukan bahwa peningkatan kemampuan bodi mobil dalam memantulkan sinar matahari dapat menurunkan suhu udara di dalam kabin. Dalam pengujian tersebut, peningkatan reflektansi matahari sekitar 0,5 dapat menurunkan suhu udara kabin sekitar 5–6 derajat Celsius. 

Hal ini terjadi karena warna terang umumnya memiliki kemampuan lebih baik dalam memantulkan radiasi matahari dibandingkan warna gelap. Berkeley Lab menyebut bodi berwarna putih dan perak dapat memantulkan sekitar 60 persen sinar matahari, sedangkan bodi hitam konvensional yang diuji hanya sekitar 5 persen. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, warna bodi bukan satu-satunya faktor yang menentukan seberapa panas kabin mobil. Jenis kaca, kaca film, material interior, posisi parkir, serta ada atau tidaknya pelindung dari sinar matahari juga berpengaruh terhadap temperatur di dalam kendaraan.

Bagi pemilik mobil yang sering memarkir kendaraan di bawah terik matahari, warna putih atau perak bisa menjadi pilihan yang lebih menguntungkan dari sisi penyerapan panas. Meski begitu, perbedaan warna tidak berarti mobil hitam pasti memiliki kabin jauh lebih panas dalam semua kondisi karena desain kendaraan dan material yang digunakan juga ikut menentukan.

Nobuteru Taniguchi

Bukan Pembalap Biasa, Legenda Drift Jepang Ini Bakal Datang ke Indonesia Bawa Misi Rahasia

Legenda balap Jepang Nobuteru Taniguchi bakal hadir di IMX 2026, Indonesia. Juara D1GP ini juga menyiapkan proyek rahasia untuk para pengunjung acara.

img_title

VIVA.co.id

1 September 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |