Daya Tarik Sektor Properti Indonesia Tinggi, JLL Catat Transaksi Tembus Rp3,1 Triliun

1 day ago 2

Kamis, 30 April 2026 - 15:08 WIB

Jakarta, VIVA – Pasar properti Indonesia menunjukkan daya tarik kuat di tengah dinamika ekonomi global. Sejalan dengan kondisi di Tanah Air, JLL Indonesia membukukan nilai transaksi jumbo sepanjang tahun 2025. 

Magnet sektor properti di Indonesia meliputi ketahanan dan potensi terus tumbuh didulung pengembangan infrastruktur, ekspansi ekonoi digital, serta posisi strategis Indonesia di jaringan distribusi regional. Selain itu, besarnya pasar konsumen dan faktor demografis turut menjadi daya raik investor di berbagai kelas aset properti. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan data MSCI Real Assets, JLL Indonesia menguasai pangsa pasar (market share) sebesar 89,9 persen dan membukukan total volume transaksi mencapai US$181 juta atau sekitar Rp 3,1 triliun (estimasi kurs 17.380 per dolar AS). Capaian ini menempatkan perusahaan sebagai penasihat investasi properti nomor satu di Indonesia selama lima tahun berturut-turut.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan yang terus diberikan klien kepada JLL Indonesia,” tutur Country Head and Head of Industrial & Logistics JLL Indonesia, Farazia Basarah, dikutip dari keteranagn tertulis pada Kamis, 30 April 2026. 

Farazia menyampaikan, pangsa pasar hampir 90 persen ini mencerminkan kuatnya kolaborasi perusahaan dengan investor domestik maupun mancanegara yang melihat nilai jangka panjang dari pertumbuhan ekonomi Indonesia. Ia optimis sektor properti masih solid seiring minat investor asing yang masih kuat. 

"Kami juga terus melihat minat yang sehat dari investor institusional, family office, serta pemodal asing yang mencari peluang di sektor properti Indonesia," lanjut Fazaria.  

JLL tercatat mendominasi pasar dengan menangani berbagai transaksi bernilai besar di sejumlah negara. Kinerja di Indonesia bahkan menjadi tolok ukur regional, berkat kombinasi pemahaman pasar lokal dan jaringan global yang kuat.

“Indonesia masih menjadi pasar yang krusial bagi pertumbuhan properti di wilayah Asia Tenggara,” ujar Head of Capital Markets JLL Indonesia dan Executive Director Capital Markets Southeast Asia, Jacintha Tabalujan Herzog.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perusahaan juga telah mengeksekusi sejumlah skema joint venture antara pengembang internasional dan lokal. Capaian ini kia memperkuat posisi Indonesia sebagai tujuan investasi properti regional.

Sepanjang tahun 2025, JLL juga mencatat berbagai capaian strategis di kawasan Asia Tenggara. Perusahaan terlibat dalam proyek industri berskala besar, meningkatnya transaksi sektor logistik dan industrial akibat diversifikasi rantai pasok, serta lonjakan investasi lintas negara dari Singapura, Jepang, Korea Selatan, hingga negara Barat ke kawasan penyangga.

Halaman Selanjutnya

"Pasar terus berkembang dengan strategi investasi dan sumber pendanaan yang semakin beragam. Kami akan terus berfokus menghadirkan layanan penasihat investasi untuk mendukung tujuan klien, dengan memanfaatkan keahlian regional serta wawasan pasar lokal kami.”

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |