DEN Pastikan Pemulihan Listrik Pascagempa NTT Berlangsung Cepat

3 hours ago 3

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Jakarta, VIVA – Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), M. Kholid Syeirazi menilai, pemulihan jaringan listrik setelah gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) berlangsung cepat, sehingga membantu mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat di wilayah terdampak.

Seperti diketahui, gempa berkekuatan magnitudo 7,7 SR yang mengguncang wilayah Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026, sempat mengganggu sistem kelistrikan di sistem kelistrikan Flores.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekitar 11 gardu induk (GI) atau seluruh GI yang terdampak berhasil dipulihkan dan kembali beroperasi dalam waktu kurang dari 12 jam.

“Kecepatan pemulihan kelistrikan seperti di NTT penting karena listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat, terutama dalam situasi pascabencana,” kata Kholid dalam keterangannya, Kamis, 20 Agustus 2026.

Pemerintah Kirim Bantuan untuk Korban Gempa di NTT

Photo :

  • Tim Media Presiden Prabowo

Data pemulihan menunjukkan, proses tersebut terus berlangsung hingga Minggu pagi, 16 Agustus 2026, pukul 09.00 WITA. Dia memastikan, progres pemulihan kelistrikan di seluruh daratan Flores telah menembus 92 persen untuk pemulihan gardu distribusi. 

Selanjutnya pada 18 Agustus 2026 sekitar pukul 17.00 WITA, seluruh pelanggan terdampak di Flores dilaporkan telah kembali menikmati aliran listrik.

Menurut Kholid, capaian tersebut menunjukkan pentingnya kesiapan sistem energi dalam menghadapi kondisi darurat, sekaligus memastikan masyarakat dapat segera kembali menjalankan aktivitas setelah bencana.

“Dalam kondisi bencana, pemulihan listrik bukan hanya soal menghidupkan jaringan, tetapi juga memastikan rumah sakit, fasilitas pelayanan publik, posko bencana, dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan,” ujar Kholid.

Dia menambahkan, kecepatan pemulihan tersebut perlu menjadi bagian dari penguatan ketahanan energi nasional, khususnya dalam menghadapi risiko bencana alam yang dapat mengganggu infrastruktur strategis.

“Ketahanan energi tidak hanya berbicara mengenai ketersediaan pasokan, tetapi juga kemampuan sistem untuk pulih dengan cepat ketika terjadi gangguan atau bencana,” kata Kholid.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia juga menilai, koordinasi antarpemangku kepentingan perlu terus diperkuat agar penanganan gangguan energi dalam kondisi darurat dapat dilakukan secara cepat, terukur, dan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat serta petugas.

“Pengalaman di NTT menunjukkan bahwa kesiapsiagaan dan kecepatan respons menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan layanan energi kepada masyarakat,” ujarnya.

Korban Gempa NTT.

Gus Ipul Pastikan Proses Belajar Siswa Sekolah Rakyat di NTT Tak Terdampak Gempa

Gus Ipul memastikan kegiatan operasional program Sekolah Rakyat di Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak terganggu dan tetap berjalan normal pascagempa bumi 7,7 magnitudo.

img_title

VIVA.co.id

20 Agustus 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |