VIVA - Acer memperkenalkan desain desktop ringkas yang ditenagai superchip Nvidia RTX Spark ke publik. Dirancang untuk pembuat konten (content creator), pengembang AI (kecerdasan buatan) dan gamers, SFF RTX Spark menghadirkan platform AI full-stack Nvidia dan rangkaian lengkap teknologi RTX ke desktop berukuran ringkas.
Nvidia RTX Spark menghadirkan platform komputasi terbaru, yang menggabungkan kinerja agen personal, pembuatan konten tingkat lanjut, dan gaming berperforma tinggi dalam platform baru yang dirancang untuk pengalaman menggunakan Windows PC.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Didukung oleh Nvidia RTX Spark, desktop ringkas SFF RTX Spark menghadirkan kemampuan komputasi tinggi dalam desain hemat ruang untuk menjalankan agentic AI yang berjalan secara lokal, pengguna dapat memproses data sensitif tanpa harus mengirimkannya ke cloud, memberikan kontrol penuh atas keamanan serta data pribadi.
Perkembangan ini sejalan dengan tren industri yang semakin mengarah pada komputasi AI terdistribusi. Sebelumnya, Nvidia RTX Spark juga telah diumumkan akan hadir di segmen laptop dan mini PC, menunjukkan ekspansi platform ini ke berbagai form factor.
Desain tersebut dibuat untuk menghadirkan kinerja AI hingga 1 petaflop dan unified memory berkecepatan tinggi hingga 128GB, menghadirkan kombinasi komputasi dan data pribadi.
Kehadiran platform ini menandai langkah signifikan dalam menghadirkan kemampuan AI canggih ke perangkat desktop berukuran ringkas. Dengan segala keunggulan yang ditawarkan, desktop ringkas SFF RTX Spark berpotensi menjadi pilihan menarik bagi profesional yang membutuhkan workstation ringkas namun bertenaga.
Selain itu, kombinasi performa kecerdasan buatan tingkat tinggi, efisiensi ruang, dan dukungan ekosistem Nvidia menjadikannya perangkat yang patut diperhitungkan di pasar desktop AI. Produk Acer terbaru ini diperkenalkan pada ajang IFA di Berlin, Jerman. Spesifikasi produk, harga dan ketersediaan akan bervariasi di masing-masing kawasan.
Meta Sok-sokan Jadi Polisi Malam: Batasi Remaja di Facebook dan Instagram tapi Ancam Data Pribadi Pengguna
Meta menyepakati janji dengan pemerintah negara bagian AS untuk memberlakukan jam malam dan batasan waktu otomatis pada akun remaja di Instagram dan Facebook.
VIVA.co.id
29 Agustus 2026

6 days ago
2













