Jakarta, VIVA – Persoalan parkir di sebuah angkringan di Jalan Raya Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur, diduga berbuntut panjang.
Tiga hari setelah terjadi cekcok antara pemilik angkringan dan seorang pengemudi taksi, gerobak milik Triyono dibakar orang tak dikenal.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Peristiwa itu terjadi pada Jumat dini hari, 4 September 2026. Polisi kini tengah mendalami dugaan hubungan antara perselisihan soal parkir tersebut dengan aksi pembakaran.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Timur, Ajun Komisaris Polisi Made Budi mengatakan, pihaknya mengetahui kejadian setelah informasi mengenai pembakaran tersebut beredar di media sosial.
Petugas Polsek Cipayung kemudian melakukan pengecekan ke lokasi. Dari pemeriksaan awal, polisi menduga aksi pembakaran dilakukan oleh pengemudi taksi.
“Pihak Kepolisian Sektor Cipayung mendatangi TKP lokasi terjadinya diduga gerobak angkringan dibakar oleh driver taksi,” kata dia, dikutip Sabtu, 5 September 2026.
Dugaan tersebut tidak muncul begitu saja. Polisi menemukan adanya perselisihan antara korban dengan pengemudi taksi sekitar tiga hari sebelum kejadian.
Saat itu, kendaraan taksi disebut diparkir hingga menghalangi area yang biasa digunakan pelanggan angkringan untuk memarkir kendaraan.
Triyono bersama pemilik angkringan kemudian menegur pengemudi tersebut dan meminta agar posisi kendaraannya ditertibkan.
“Diduga driver taksi tidak terima atas teguran tersebut,” kata Made.
Peristiwa pembakaran baru diketahui Triyono setelah angkringannya selesai beroperasi. Pada Jumat sekitar pukul 02.00 WIB, Triyono menutup warung.
Sekitar tiga setengah jam kemudian, dia mendapat informasi dari petugas keamanan Graha Widodo mengenai kondisi gerobaknya.
“Korban mendapat informasi dari security Graha Widodo atas nama Ferdyansyah bahwa gerobak korban telah dibakar oleh seseorang tidak dikenal,” ujar Made.
Triyono kemudian bergegas mengecek lokasi. Di sana, sejumlah perlengkapan dagangan sudah hangus terbakar.
“Korban mendatangi lokasi usaha angkringannya dan dia melihat rak plastik yang sudah hangus terbakar, minuman saset dan rak dagangan juga hangus terbakar,” kata Made.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Meski terjadi pembakaran, gerobak angkringan milik Triyono tidak sampai ikut terbakar. Kerugian yang dilaporkan berupa minuman sasetan dan rak dagangan.
Polisi masih mengembangkan penyelidikan untuk memastikan siapa orang yang melakukan pembakaran tersebut.
Halaman Selanjutnya
Dugaan keterlibatan pengemudi taksi juga masih didalami. Hingga kini, polisi belum menetapkan pelaku dalam perkara tersebut.

1 week ago
20













