Di Forum BoP, Prabowo Tegaskan RI Siap Kirim 8.000 Pasukan Perdamaian ke Gaza

2 weeks ago 5

Jumat, 20 Februari 2026 - 04:14 WIB

Washington DC, VIVA – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia mendukung perdamaian dunia, termasuk di Gaza, Palestina

Hal tersebut disampaikan langsung Prabowo di hadapan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan para delegasi lainnya dalam Inaugural Meeting of Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian di Washington DC, Amerika Serikat, Kamis, 19 Februari 2026 waktu setempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prabowo dalam kesempatan itu menegaskan kesiapan Indonesia mengirimkan 8.000 pasukan untuk berpartisipasi dalam misi perdamaian internasional.

“Pencapaian gencatan senjata ini nyata. Kami siap mengerahkan pasukan tersebut untuk berpartisipasi aktif dalam International International Stabilization Force guna memastikan perdamaian ini berhasil. Terima kasih banyak,” ucap Prabowo.

Prabowo menuturkan Indonesia sejak awal telah mempelajari dan memberikan dukungan penuh terhadap rencana perdamaian yang ada, serta berkomitmen untuk menjadi bagian dari upaya tersebut.

Dia juga meluruskan, niat inti Indonesia bergabung dengan Board of Peace yaitu untuk perdamaian di Gaza, Palestina. Hal ini menjadi komitmen awal Indonesia yang terus digaungkan kepada negara-negara di dunia.

“Indonesia sepenuhnya setuju dan berkomitmen penuh terhadap rencana ini. Itulah sebabnya kami bergabung dengan Board of Peace. Kami berkomitmen untuk keberhasilannya. Kami tahu akan ada banyak hambatan dan kesulitan, tetapi kami sangat optimistis,” tutur Prabowo.

Sebelumnya diberitakan, Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan akan bertemu dengan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump hari ini. Prabowo dan Trump akan menandatangani kesepakatan tarif dagang antara Indonesia-AS.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) RI, Prasetyo Hadi

Photo :

  • Biro Pers Sekretariat Presiden

Selain itu, Presiden Prabowo juga diagendakan menghadiri rapat perdana Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.

"Menghadiri undangan mengenai meeting BoP, kemudian juga atas koordinasi kedua negara, salah satu tambahan agendanya adalah insyaallah akan ada penandatanganan mengenai tarif dagang dengan pemerintah Amerika Serikat," kata Mensesneg Prasetyo Hadi kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, dikutip Kamis, 19 Februari 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prasetyo menjelaskan, penandatangan tarif dagang Indonesia-AS akan dilakukan setelah Prabowo menghadiri rapat Board of Peace.

"Rencana kalau sesuai jadwal di tanggal 19 (Februari). Iya setelah BoP baru kemudian akan ada rencana tanda tangan kerja sama tarif dagang," tutur dia. 

Halaman Selanjutnya

Sejauh ini, Prasetyo menjelaskan belum ada perubahan terkait isi kesepakatan mengenai tarif dagang Indonesia-AS.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |