VIVA – Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Indonesia (PB PTMSI) mengambil sikap tegas terhadap kompetisi yang digelar Indonesia Pingpong League (IPL).
PB PTMSI mengklaim sebagai organisasi tenis meja yang diakui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Namun, mereka mengaku tidak dapat berbuat banyak untuk menghentikan kompetisi yang diselenggarakan IPL.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Terbaru, IPL menggelar Grand Final Season 2 di Trans Studio Mall Cibubur. Kompetisi tersebut berlangsung pada 26-30 Agustus 2026.
Persoalannya, PB PTMSI mengaku tidak menerima pemberitahuan maupun permohonan kerja sama dari IPL terkait penyelenggaraan kompetisi tersebut.
Hal itu disampaikan Ketua Umum PB PTMSI Peter Layardi saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Sabtu 29 Agustus 2026.
"Mereka (IPL) juga tidak mengajukan pemberitahuan ataupun melakukan kerja sama dengan kami," ujar Peter.
PB PTMSI kemudian mengambil langkah dengan mengirimkan surat kepada seluruh Pengurus Provinsi (Pengprov) yang berada di bawah naungannya.
Surat tersebut nantinya diteruskan hingga ke tingkat kabupaten/kota maupun klub-klub yang menaungi para atlet.
"Sudah, kita sudah bersurat ke anggota kita, pengurus provinsi ya tentu sudah meneruskan ke kabupaten-kota dan klub-klub yang ada. Di mana, atlet itu kan semuanya bernaung di bawah klub," kata Peter.
Meski belum menemukan jalan keluar terkait penyelenggaraan kompetisi IPL, PB PTMSI menyiapkan langkah lain.
Peter menyebut atlet yang mengikuti kompetisi IPL berpotensi mendapatkan sanksi administratif. Salah satunya adalah tidak memperoleh rekomendasi untuk mengikuti kejuaraan yang berada di bawah naungan PB PTMSI.
Langkah tersebut menjadi bentuk ketegasan PB PTMSI terhadap atlet yang memilih tampil dalam kompetisi yang tidak berada di bawah koordinasi mereka.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Kalau itu, nanti saya pastikan untuk yang ikut kegiatan IPL terakhir itu rasanya tidak mungkin bisa ikut. Saya pastikan (tidak akan diberikan rekomendasi)," tegas Peter.
Dengan demikian, para atlet yang ambil bagian dalam Grand Final Season 2 IPL kini terancam kehilangan kesempatan mengikuti sejumlah agenda resmi yang membutuhkan rekomendasi dari PB PTMSI
Dilantik KONI, PB ORADO Resmi Jadi Induk Olahraga Domino
Olahraga domino di Indonesia memasuki babak baru. Pengurus Besar Olahraga Domino Nasional (PB ORADO) resmi diterima sebagai anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KO
VIVA.co.id
20 Agustus 2026

2 weeks ago
11













