Dirut Pertamina Akhirnya Buka Suara Soal Kenaikan Harga Pertamax, Simak Pernyataannya

5 hours ago 1

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:52 WIB

Jakarta, VIVA – Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, memberikan keterangan terkait kenaikan harga BBM non-subsidi, yakni Pertamax (RON 92) dan Pertamax Green (RON 95) mulai 10 Juni 2026.

Hal itu disampaikannya dalam unggahan video di Instagram resmi Pertamina, yang diunggah pada Kamis sore, 11 Juni 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sehubungan dengan penyesuaian harga BBM non-subsidi, yaitu Pertamax dan Pertamax Green, yang berlaku sejak 10 Juni 2026, kami memahami bahwa setiap penyesuaian harga tentu menjadi perhatian masyarakat," kata Simon.

Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri

Dia menjelaskan, keputusan menaikkan harga BBM non-subsidi ini dilakukan pihaknya dengan mempertimbangkan dinamika geopolitik global dan harga minyak di pasar internasional, namun dengan tetap mempertimbangkan daya beli masyarakat.

Karenanya, dengan dukungan penuh dari pemerintah, Simon menegaskan bahwa Pertamina akan terus berkomitmen menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat di seluruh wilayah Indonesia, utamanya di tengah tantangan global yang terus berkembang saat ini.

Dia menjelaskan, penyesuaian harga BBM non-subsidi ini, selain dilakukan di titik-titik SPBU Pertamina, juga dilakukan oleh SPBU Badan Usaha Swasta lainnya.

Namun, Simon memastikan bahwa pemerintah dan pihaknya masih berkomitmen untuk tetap menjaga harga BBM subsidi, supaya tidak mengalami perubahan.

"Menanggapi perkembangan saat ini terkait harga BBM, perlu kami sampaikan bahwa harga BBM subsidi, yaitu Pertalite dan Biosolar, tidak mengalami perubahan. Harga Pertalite masih tetap di Rp 10.000 per liter dan Biosolar di harga Rp 6.800 per liter sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah," ujar Simon.

"Kami berterima kasih atas dukungan masyarakat selama ini. Dan mari kita bersama-sama bijak menggunakan energi," ujarnya.

Berikut adalah daftar harga terbaru BBM Pertamina per 10 Juni 2026:

- Solar Subsidi Rp 6.800 per liter

- Pertalite Rp 10.000 per liter

- Pertamax Turbo Rp 20.750 per liter

- Dexlite Rp 23.000 per liter

- Pertamina DEX Rp 24.800 liter

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

- Pertamax (RON 92) Rp 16.250 per liter, naik dari sebelumnya Rp 12.300 per liter

- Pertamax Green 95 Rp 17.000 per liter, naik dari sebelumnya Rp 12.900 per liter.

Ilustrasi BBM

ESDM Bilang Perpindahan Konsumen Pertamax ke Pertalite Belum Masif

Kementerian ESDM menyampaikan bahwa hingga saat ini, perpindahan konsumen yang sudah terlihat adalah konsumen Pertamax Turbo yang berpindah ke Pertamax.

img_title

VIVA.co.id

11 Juni 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |