Donald Trump 'Murka' Tau Rusia Bantu Iran Lawan AS-Israel

2 days ago 7

Senin, 9 Maret 2026 - 03:20 WIB

Amerika Serikat, VIVA –Presiden Donald Trump ‘murka’ usai ditanya terkait laporan terbaru yang menyebut Rusia membantu Iran dalam perang melawan Amerika Serikat dan Israel. Laporan tersebut mengungkap bahwa Rusia membantu Iran dalam menemukan kapal perang, pesawat tempur dan asset tempur Amerika lainnya untuk menjadi target serangan balasan Iran.

Insiden ini bermula saat seorang jurnalis dari Fox News, Peter Doocy menanyakan isu tersebut kepada Donald Trum dalam sebuah acara di Gedung Putih. Mendapati pertanyaan itu, Donald Trump langsung kesal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Itu masalah yang sangat mudah dibandingkan dengan apa yang sedang kami lakukan di sini,” kata Donald Trum seperti dikutip dari laman The Independent, Senin 9 Maret 2026.

Tak hanya itu saja, Trump juga tak ragu menyebut jurnalis tersebut bodoh usai mempertanyakan tentang Rusia yang membantu Iran dalam perang di Timur Tengah.

“Boleh saya jujur? Saya sangat menghormati Anda, Anda selalu bersikap baik kepada saya tapi itu pertanyaan yang sangat bodoh untuk diajukan saat ini. Kita sedang membicarakan hal lain,” kata Trump.

Insiden yang dialami oleh Doocy ini kemudian viral dan mendapat reaksi dari sejumlah pihak. Salah satunya adalah pembawa acara MS NOW, Chris Hayes. Saat membawakan acara tersebut di hari Jumaat kemarin, Chris Hayes membela pertanyaan Doocy, dia juga melontarkan nada sindiran untuk menyoroti kejengkelan Trump karena ditanya soal perang saat menghadiri acara Gedung Putih yang membahas olahraga kampus.

“Jadi Anda menanyakan soal perang? Tentang tentara Amerika yang menjadi target musuh di saat seperti ini ketika saya sedang mencoba menyelesaikan masalah transfer portal?,” kata Hayes dengan nada menyindir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk diketahui, sejumlah pejabat pemerintahan Trump memilih meremehkan atau menolak berkomentar mengenai laporan dari Washington Post yang mengutip pejabat anonim. Laporan itu menyebut Rusia tengah melakukan upaya komprehensif untuk membantu Iran melacak aset-aset milik Amerika Serikat, termasuk kapal perang dan pesawat militer.

“Kami tidak mengomentari laporan intelijen yang bocor ke media. Apakah itu benar terjadi atau tidak, sejujurnya tidak terlalu penting, karena Presiden Trump dan militer Amerika Serikat saat ini benar-benar menghancurkan rezim teroris Iran yang bertindak di luar hukum,” ,” kata Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt kepada Fox News pada Jumat sebelumnya.

Halaman Selanjutnya

Sementara itu, Menteri Perang AS, Pete Hegseth mengatakan pasukan AS terus memantau seluruh ancaman intelijen yang berkaitan dengan konflik dengan Iran.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |