DPR Minta Pemerintah Pertimbangkan Cabut Izin 'Taksi Hijau' Gegara Sering Terlibat Kecelakaan

2 days ago 3

Rabu, 29 April 2026 - 13:03 WIB

Jakarta, VIVA – Tragedi kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat pada Senin, 27 April 2026 malam, tak hanya menyisakan duka.

Insiden yang menewaskan 15 orang dan melukai puluhan lainnya ini juga memicu desakan keras agar pemerintah bertindak tegas terhadap pihak yang diduga jadi pemicu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Gerindra, Kawendra Lukistian menyoroti peran taksi Green SM dalam peristiwa tersebut. Ia bahkan meminta izin operasional perusahaan taksi asal Vietnam itu dicabut.

Evakuasi korban KRL ditabrak Kereta Api Jarak Jauh di Bekasi

“Tragedi kecelakaan Kereta yang merenggut 15 nyawa dan melukai puluhan orang lainnya benar-benar memilukan hati kita. InsyaAllah, para korban husnul khotimah dan yang terluka diberi kekuatan,” ujar Kawendra, Rabu, 29 April 2026.

Namun, di balik duka itu, Kawendra menegaskan ada persoalan serius yang tidak bisa diabaikan.

Ia mengingatkan, sistem perkeretaapian di Jabodetabek dibangun melalui proses panjang dan tidak boleh runtuh hanya karena kelalaian di luar sistem utama.

“Sebagai pengguna setia Kereta Jabodetabek di era 2006–2010, saya menyaksikan betapa panjang dan sulitnya transformasi yang telah dilakukan oleh PT KAI hingga menjadi seperti sekarang. Namun, dedikasi besar untuk meningkatkan layanan nasional itu tidak boleh dicederai oleh kelalaian pihak eksternal,” ujarnya.

Kawendra kemudian menunjuk langsung taksi Green SM sebagai pemicu awal rangkaian kecelakaan.

Ia menyebut, kendaraan tersebut diduga berhenti di perlintasan rel hingga memicu gangguan perjalanan kereta.

“Setelah mencermati fakta lapangan, saya menyoroti keterlibatan taksi hijau Green SM sebagai pemicu awal. Ini bukan sekadar insiden tunggal, sudah beberapa kali terhenti di perlintasan kereta api dan banyak aduan masyarakat terkait taksi ini,” terang Kawendra.

Tak berhenti di situ, ia mendesak pemerintah segera mengambil langkah konkret, termasuk evaluasi menyeluruh hingga pencabutan izin operasional.

“Rasanya tidak berlebihan bila kita meminta pemerintah untuk mengevaluasi dan mencabut izin operasional perusahaan taksi asal Vietnam tersebut,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Proses Evakuasi Penumpang KRL saat Insiden Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Dugaan sementara, kecelakaan bermula dari sebuah taksi yang berada di jalur rel. Kondisi ini memicu gangguan perjalanan KRL hingga berujung tabrakan beruntun dengan kereta lain.

Halaman Selanjutnya

Hingga kini, Kementerian Perhubungan bersama pihak terkait masih melakukan investigasi untuk memastikan penyebab pasti. Pemerintah juga dituntut memastikan tragedi serupa tidak kembali terulang.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |