Dukung Pergerakan Ekonomi, Pertamina Jaga Kecukupan Energi di Wilayah Timur Indonesia

6 days ago 2

Selasa, 8 September 2026 - 11:58 WIB

Jakarta, VIVA – Di wilayah kepulauan seperti Maluku Utara, ketersediaan energi bukan sekadar kebutuhan sehari-hari, tetapi menjadi salah satu fondasi untuk mendukung konektivitas dan pergerakan ekonomi masyarakat. Karena itu, Pertamina terus memastikan kesiapan infrastruktur dan distribusi energi, termasuk untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar penerbangan dan BBM di wilayah Indonesia Timur.

Upaya tersebut menjadi perhatian dalam kunjungan Direktur Manajemen Risiko PT Pertamina (Persero) Ahmad Siddik Badruddin ke sejumlah fasilitas operasi Pertamina di Ternate, Maluku Utara, Selasa (1/9). Dalam kunjungan tersebut, Siddik meninjau langsung kesiapan operasional sekaligus mengevaluasi kapasitas infrastruktur energi dalam mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan energi di wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kunjungan diawali dengan peninjauan Aviation Fuel Terminal (AFT) Baabullah yang berada di sekitar Bandara Sultan Babullah, Ternate. Fasilitas tersebut memiliki peran penting dalam memastikan ketersediaan bahan bakar pesawat atau avtur bagi penerbangan yang beroperasi dari dan menuju Ternate.

“Terminal ini dikhususkan untuk menyuplai avtur untuk sekitar 15 penerbangan pesawat per hari yang masuk dan keluar dari Bandara Babullah,” ujar Siddik dikutip Selasa, 8 September 2026.

Menurutnya, pertumbuhan aktivitas perekonomian di Maluku Utara, berpotensi meningkatkan trafik penerbangan di Bandara Sultan Babullah. Kondisi tersebut perlu diantisipasi melalui kesiapan infrastruktur dan pengembangan bisnis yang mampu menjawab pertumbuhan kebutuhan avtur ke depan.

“Kita mengevaluasi apakah AFT Babullah akan mampu memenuhi kebutuhan dari peningkatan penjualan ke depannya dan apa saja opsi-opsi yang bisa dilakukan untuk pengembangan bisnis,” katanya.

Selain avtur, keberlanjutan pasokan BBM untuk masyarakat juga menjadi bagian penting dari sistem ketahanan energi di wilayah kepulauan. Untuk itu, Siddik melanjutkan kunjungan ke Fuel Terminal (FT) Ternate, fasilitas yang berperan dalam mendukung distribusi energi bagi masyarakat Ternate maupun sejumlah wilayah kepulauan di sekitarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di FT Ternate, evaluasi difokuskan antara lain pada kemampuan terminal dalam menerima pasokan melalui jalur laut dari Wayame untuk berbagai produk energi, serta pengembangan dan peningkatan fasilitas jetty sebagai bagian dari upaya memperkuat keandalan distribusi.

“Kita mengevaluasi kemampuan Fuel Terminal Ternate untuk menerima pengiriman kargo dari Wayame untuk berbagai produk dan juga sedang mereview apa perbaikan-perbaikan dari jetty ke depannya,” ujar Siddik.

Halaman Selanjutnya

Siddik menilai, tantangan distribusi energi di wilayah Papua dan Maluku memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan wilayah Indonesia lainnya. Kondisi geografis yang terdiri atas banyak pulau membuat distribusi energi membutuhkan perencanaan yang matang, terutama karena sebagian besar mobilisasi pasokan mengandalkan transportasi laut.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |