Jakarta, VIVA – Mobil SUV keluarga tiga baris dari Toyota, Toyota Highlander, selama lebih dari dua dekade dikenal sebagai salah satu kendaraan keluarga paling populer di Amerika Serikat.
Namun, memasuki model 2026, muncul pertanyaan di kalangan pengamat otomotif: apakah Highlander mulai kehilangan relevansinya di pasar SUV modern?
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Perubahan strategi Toyota, penurunan penjualan, hingga munculnya model baru di lini yang sama membuat posisi Highlander semakin tertekan. Dikutip VIVA dari SlashGear Kamis, 12 Maret 2026, menilai bahwa model 2026 mungkin menjadi salah satu generasi terakhir sebelum Toyota melakukan perubahan besar pada SUV ini.
Salah satu faktor utama yang membuat Highlander mulai dipertanyakan adalah kehadiran Grand Highlander, SUV tiga baris yang lebih besar dan lebih lapang. Model ini diperkenalkan pada 2023 untuk mengatasi salah satu kelemahan Highlander: ruang baris ketiga yang sempit.
Respons pasar terhadap Grand Highlander ternyata sangat kuat. Pada 2025, penjualan model tersebut bahkan lebih dari dua kali lipat dibandingkan Highlander reguler. Pada saat yang sama, penjualan Highlander turun drastis, dengan penurunan lebih dari 37% secara tahunan.
Situasi ini membuat banyak analis melihat bahwa Toyota secara tidak langsung menggeser fokus dari Highlander ke Grand Highlander sebagai SUV keluarga utama mereka.
Walaupun tetap memiliki konfigurasi tiga baris kursi, Highlander sering dikritik karena baris ketiga yang kurang lega, terutama bagi penumpang dewasa. Ruang kaki dan bahu terasa sempit ketika semua kursi digunakan.
Dalam konfigurasi standar, Highlander dapat menampung hingga delapan penumpang pada varian tertentu, tetapi kenyamanan di baris belakang masih menjadi kompromi.
Kapasitas bagasi juga terbatas ketika seluruh kursi digunakan, sekitar 16 kaki kubik, yang baru meningkat menjadi 48,4 kaki kubik ketika kursi baris ketiga dilipat.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Keterbatasan ruang inilah yang menjadi alasan utama mengapa Toyota menghadirkan Grand Highlander dengan dimensi lebih panjang.
- Mesin Hybrid Efisien, Namun Tidak Terlalu Bertenaga
- Toyota tetap menawarkan dua pilihan mesin pada Highlander 2026.
- Mesin bensin 2.4 liter turbo dengan tenaga sekitar 265 hp
- Mesin hybrid 2.5 liter yang dikombinasikan dengan tiga motor listrik dengan total 243 hp
Halaman Selanjutnya
Semua varian kini menggunakan penggerak semua roda (AWD) sebagai standar, berbeda dari generasi sebelumnya yang masih menyediakan opsi penggerak roda depan.

4 hours ago
3











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
